#535 Amsterdam di Mata Dunia

Apa yang anda pikirkan pertama kali begitu mendengar kata Amsterdam?
Ya, Amsterdam merupakan merupakan ibu kota negara belanda (netherland), negara yang pernah menjajah negeri kita (read Indonesia) selama 350 tahun. Sebagai pusat keuangan dan central kebudayaan negara, kota Amsterdam dikunjungi oleh 4.5 juta wisata asing setiap tahunnya. Nama Red Light District dan Coffe Shop sudah tidak asing lagi gaungnya di Amsterdam, bahkan di dunia sekalipun. Tapi tahukah kita bahwasanya, masih banyak hal-hal menarik yang dapat kita temui di kota ini, seperti: Rijksmuseum, Anne Frank’s house, Hermitage Amsterdam, dan wisata kapal boat di kanal kota.

Bagaimana kualitas hidup di belanda?
Tidak perlu diragukan lagi mengenai kualitas hidup di ibukota negeri kincir angin ini. Berdasarkan dari survey yang dilakukan oleh Mercer, Amsterdam merupakan tempat yang menyenangkan sebagai tempat tinggal. Banyak hal-hal unik yang ditawarkan kota ini, seperti: budaya bersepeda, kanal-kanal besar, dan arsitektur bangunan-bangunan yang mengagumkan, yang memiliki daya tarik tersendiri. Pada tahun 2010 kota ini berada pada peringkat 13 dunia, dan pada tahun 2011 peringkat kualitas hidup di Amsterdam naik menjadi posisi 12. Untuk posisi pertama, kota dengan kualitas hidup terbaik di tempati oleh Vienna (Austria).

Air bersih

Air Kran di Amsterdam aman untuk diminum langsung tanpa harus di masak / rebus terlebih dahulu. Airnya tidak berbau dan tidak mengandung klorin. Membeli air dalam kemasan sama sekali tidak perlu dilakukan, dan ini berlaku untuk semua kawasan negara Belanda. Orang mengatakan bahwa minum air kran lebih sehat dari pada air mineral yang dibeli di supermarket. Dan juga air di belanda adalah air lunak, yang mengandung sedikit kalsium, dan ini relatif aman digunakan untuk peralatan yang menggunakan air seperti: mesin cuci, ceret listrik, pembuat kopi, dan lain-lain.
Perlu kita ketahui bersama bahwasanya, selama 3 tahun berturut-turut Amsterdam merupakan air kran terbaik di Balanda berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan perusahaan air minum Belanda.

Budaya Bersepeda

Mayoritas penduduk Amsterdam menggunakan sepeda sebagai alat transportasi mereka. Mulai yang muda hingga yang tua, laki-laki dan perempuan semuanya menaiki sepeda.Dari sekitar 730.000 jumlah penduduknya, hampir 600.000 orang memiliki sepeda. Dan sekitar 40% dari semua trafik lalu lintas adalah berasal dari sepeda. Kota ini bahkan mempunyai kebijakan-kebijakan mengenai bersepeda yang baik. Budaya ini menciptakan sekaligus melambangkan kota Amsterdam sebagai kota yang peduli terhadap lingkungan.

Sekarang coba kita bandingkan dengan ibukota negara kita “Jakarta”?
Menurut Kementrian Lingkungan Hidup, indeks kulaitas hidup di Jakarta merupakan yang terburuk dibanding daerah lain di Indonesia. Sedangkan berdasarkan survey yang dilakukan Mercer, kota Jakarta berada pada urutan 140 dari 221 kota besar di dunia.

Dari gambar ini kita bisa melihat danmenilai bagaimana kondisi kota Jakarta.
Sampaikah kapan akan terus seperti ini?, tidakkah kita rindu memiliki kota yang indah dan nyaman untuk kita diami sebagai tempat tinggal.
Semoga kedepannya bangsa ini (baca: Indonesia) akan lebih baik lagi. Amiinn..

– ditulis oleh Heru Sutanto

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s