#560 Nederland As My Dream Land…

Aku seorang pencinta seni, terutama seni suara, musik dan puisi. Aku juga seorang pencinta keindahan. Aku selalu bermimpi suatu hari aku berada di suatu tempat yang indah dan asri, penuh bunga berwarna-warni, penuh kedamaian, dikelilingi orang-orang yang ramah dan peduli serta juga mencintai seni budaya, kreatif dan inovatif.

Karena kecintaan pada senilah, ketika aku mulai kuliah di Jakarta aku dipertemukan dengan suatu tempat yang “amazing! As my dreams”. Tempat yang begitu penuh dengan kegiatan budaya dan tentu saja kegiatan musik. Terlihat jelas bahwa pelopor atau penggagas berdirinya gedung dan kegiatan seperti ini adalah orang-orang yang sangat menghargai kebudayaan. Dan hebatnya mereka tidak hanya mempertontonkan budaya mereka, tetapi juga memberi kesempatan kepada budaya negeri lain untuk bisa tampil menunjukkan aksinya.

Dengan rasa ingin tahu yang besar, aku mencoba mencari informasi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan lokasi dan kegiatan yang aku kagumi ini. Maklumlah, aku berasal dari daerah dan baru kuliah di Jakarta. Melalui sumber-sumber informasi barulah aku pahami, bahwa lokasi yang berisi kegiatan yang “senyawa” denganku ini yaitu Gedung Erasmus Huis, adalah milik Pemerintah Belanda. Lokasi gedung ini berada di sebelah gedung Kedutaan Belanda di Jakarta.

Menurut referensi yang aku baca ternyata gedung ini sengaja dibuat di Indonesia mengingat hubungan “historical” yang pernah ada antara dua negara. Dan ternyata orang Belanda adalah orang yang sangat menghargai seni budaya, termasuk budaya negara lain. Belanda ingin ikut terlibat dalam pelestarian seni budaya Indonesia. Betapa pedulinya mereka. Orang yang menghargai seni budaya adalah orang-orang yang bermartabat tinggi. Ini merupakan suatu pelajaran berharga bagi kita sebagai orang Indonesia. Jika orang Belanda sangat mencintai seni budaya mereka, bahkan juga dapat menghargai seni budaya negara lain, mengapa kita tidak bisa mencintai budaya kita?

Gedung Erasmus Huis yang berisi aneka kegiatan seni dan budaya ini, diresmikan langsung oleh Pangeran Bernhard, dan ini juga membuktikan bahwa pola dan karakter rakyat Belanda yang menghargai budayanya terbentuk karena pimpinan negara kerajaan tersebut adalah juga orang yang sangat mencintai seni dan budaya. Dari sini kita belajar betapa pentingnya kita menghargai apa yang kita miliki dan berani membuka diri serta dapat juga menerima dan menghargai apa yang dimiliki oleh negara lain.

Kekagumanku kepada negeri kerajaan ini semakin menebal, sehingga aku mencoba mencari tahu segala sesuatu yang berhubungan dengan negeri kincir angin ini. Sebagai seorang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional mengharuskan aku untuk mengunjungi beberapa Kedutaan yang ada di Jakarta. Dan yang mencengangkan aku, seperti ada benang merah, ternyata Kedutaan yang paling terbuka, paling bersahabat dalam menerima kunjungan kami sebagai mahasiswa hanya Kedutaan Belanda. Ini bukan pujian tetapi adalah pengalaman yang secara langsung aku rasakan.

Meskipun aku bicara dari sudut seni, tidak bisa dipungkiri kemajuan yang dicapai oleh negeri ini. Berbagai prestasi mereka raih. Hal ini bisa terjadi karena karakter masyarakatnya yang terbuka, menghargai segala sesuatu, inovatif dan kreatif. Dan yang paling penting mereka tidak hanya membanggakan diri sendiri tetapi mereka juga berupaya membuat bangga orang lain.

Akhirnya aku temukan negeri impianku. Belandalah yang harus kutuju, minimal untuk studi lanjutku. Please wait for me Nederland…..

– ditulis oleh Biru N. Anjani

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s