#565 DNA Belanda

Kita hidup dari berbagai inovasi terdahulu. Dulu untuk berkomunikasi ada telepon rumah, sekarang ada handphone. Inovasi atau kreativitas selalu menghidupkan masa depan. Seperti Cornellius Drebbel, inovator Belanda tahun 1572-1633, beliau yang menciptakan kapal selam pertama kali.[1] Inovasi ini terus berkembang seiring majunya teknologi, manfaatnya begitu besar bagi dunia. Segala kegiatan bawah laut terbantukan oleh kapal selam, mulai dari perang hingga penelitian bawah laut.

Berbicara inovasi atau kreativitas, saya ingat petuah dari Mas Yoris Sebastian baik lisan dan tulisan dalam bukunya Creative Junkies yang selalu mengingatkan saya bahwa “kreativitas berbeda dengan IQ, karena IQ bawaan dari lahir, sedangkan kreativitas dapat terus diasah dan dilatih untuk menjadi berkembang”. Ketika mendengar ‘bawaan dari lahir’ saya teringat akan DNA. DNA adalah sejenis molekul dalam tubuh yang mencirikan setiap orang. Karakteristik inilah yang membuat setiap manusia berbeda dan unik.[2]

Menurut Jeffrey H. Dyer, Hal B. Gregersen, dan Clayton M. Christensen, dalam bukunya The Innovator’s DNA, kemampuan kita untuk berpikir kreatif datang satu-pertiga dari genetika, tetapi dua-pertiganya datang melalui belajar. Inovator selalu belajar untuk mengembangkan keterampilannya. Inovator yang sukses memiliki kecerdasan kreatif yang memungkinkan munculnya penemuan. Ada lima keterampilan inovator dalam memunculkan ide baru yang kreatif yaitu: associating, questioning, observing, networking, dan experimenting.

Jika melihat Belanda penuh dengan inovasi-inovasi, pertanyaannya, apakah Belanda memiliki DNA seorang inovator?

Ternyata, Belanda menjadi surga untuk mengembangkan lima keterampilan inovator seperti associating (banyak seniman dan ilmuwan Belanda menggabungkan art dan science dalam karyanya untuk menghasilkan cara-cara dan produk-produk yang segar), questioning (masyarakat Belanda senang berbagi wawasan mempertanyakan ide, berpikir out of the box di segala keterbatasan sumber daya), observing (Belanda merupakan wadah yang kaya akan inspirasi yang hendak diobservasi,mulai dari bangunan modern hingga kebun bunga tulip, mulai dari teknologi hingga art museum), networking (memperluas jejaring inspirasi dari 190 suku bangsa yang dipersatukan dengan satu bahasa, jejaring ini membantu inovator untuk menemukan perspektif yang berbeda untuk memecahkan banyak masalah ilmiah, industri,negara dan dunia), dan experimenting (Belanda dengan universitas riset dan terapannya membuat lingkungan menjadi terbuka untuk percobaan, inilah yang mendukung proses pengembangan, pengujian dan peningkatan ide).

Karakteristik diatas memperlihatkan bahwa Belanda merupakan bangsa inovator, bangsa dengan berjuta imajinasi dan aksi. Belanda memiliki DNA inovator dari molekul-molekul (orang-orang) yang terus digandakan. Proses penggandaan DNA dapat dilakukan dengan replikasi DNA. Hal ini dilakukan agar sel turunannya memiliki informasi genetik yang sama. Dalam melakukan proses replikasi ini, diperlukan protein atau enzim pembantu. Enzim-enzim pembantu inilah yang membantu DNA untuk membentuk rantai DNA baru dengan baik.[3]

Negara kincir angin ini juga tidak lupa memberikan ‘enzim-enzim pembantu’ seperti kualitas hidup yang baik dari pendidikan, kebebasan yang bertanggungjawab, kesehatan, lingkungan yang nyaman, hidup yang bahagia, work-life balance dan fasilitas lain yang mendukung.[4] Semua ini agar terbentuknya rantai-rantai DNA inovator baru di Belanda.

Akankah DNA Inovator Belanda ini akan direplikasi oleh kita, Indonesia, dan negara-negara lain untuk hidup yang lebih baik? Karena hidup kita kini adalah hasil inovasi orang-orang kreatif masa lalu.

– ditulis oleh Puji Prabowo

Iklan

9 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

9 responses to “#565 DNA Belanda

  1. Sari

    Kereennnnnnnnn…
    Caiyo uji!! semoga bisa ke belanda, aminnn..

  2. puguh

    ide menarik bisa menghubungkan dna dan inovasi belanda

  3. Fauzan

    Wah menarik, ternyata belanda memiliki orang-orang dengan DNA inovator, dan hebatnya lagi belanda bisa menggandakannya. pantes aja nih belanda kreatif…

    • puji prabowo

      bener banget nih zan, jadi banyak orang2 yang kreatif dengan penggandaan ini,.ditambah juga fasilitas2 yang mendukung..

  4. Patricia

    Belanda aja bisa kaya gitu, kenapa Indonesia gabisa? Padahal kan Indonesia lebih kaya dalam hal sumber daya alam dibandingkan Belanda. Seharusnya Indonesia lebih bisa memanfaatkan sumber daya alam untuk membuat inovasi agar membuat negara kita semakin kreatif.

  5. Debora

    Wow, hebat deh Belanda. Kaya pertanyaan terakhirnya, akankah DNA Inovator Belanda di replikasi oleh kita? Hemm, seharusnya kita punya sih DNA itu, 350 tahun dijajah bukan waktu yg bentar. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s