#572 Holland: One Step Ahead

Waktu kecil tak banyak yang kutahu tentang Belanda, hanya dari sepenggal lirik lagu masa kanak-kanak yang isinya “Belanda negri kincir, keju penghasilannya, tulip nama bunganya, dam nama bendungannya~”, kata Belanda begitu dekat ditelinga saat kutahu ternyata negara ini pernah menduduki Indonesia selama 3 abad lebih. Kurun waktu yang cukup lama hingga sedikit banyak kata benda bahasa Indonesia menyerap dari bahasa Belanda seperti sepur = spoor (kereta), larangan melintas/ perboden = verboden, saklar = scakelaar, handuk = handdoek, sampai kulkas = Koelkas. Belanda ‘dulu’ meninggalkan tanda sejarah berupa bangungan-banguanan tua megah yang menjadi icon di beberapa kota di Indonesia, rel kereta dan jalan raya yang mengular di sepanjang jawa, sebuah ‘masterpiece’ kontroversial kala itu namun dari segi manfaat sangatlah besar. Kini belanda dan indonesia mempererat hubungan bilateral di bidang ekonomi, sosial budaya dan pendidikan. Beberapa program kerjasama sosial budaya adalah dalam hal pelestarian warisan budaya dan peninggalan sejarah, kemudian dibidang pendidikan Belanda bekerja sama dengan pemerintah Indonesia memberikan beasiswa study di berbagai perguruan tinggi. Ok, cukup prolog tentang Belanda dan Indonesia di jaman dulu dan sekarang.

Di era teknologi dan informasi kini, sebagai negara yang maju Belanda tetap tak mau ketinggalan. Belanda lagi giat-giatnya berpartisipasi dalam hal inovasi dan industri kreatif, menduduki peringkat ke 9 Global Innovatioan Index 2011, Belanda bersama beberapa negara Eropa lainnya seperti denmark, Swiss, Swedia, Finlandia, Jerman dan Islandia. Ini berarti Belanda telah berhasil bangkit dari krisis ekonomi global dan menciptakan inovasi pekerjaan baru bagi penduduknya. Pemerintah Belanda mengumumkan bahwa mereka adalah negara yang memiliki keinginan kompetisi yang kuat dan berusaha memposisikan diri sebagai negara yang sustainable. Beragam prestasi ilmu pengetahuan dan inovasi internasional juga diraih seperti di bidang lingkungan, European Patent Office (EPO) menominasikan Dr Merle de Kreuk, Prof. Sef Heijnen dan Prof van Loosdrecht, dalam 2012 European Inventor Award dibidang teknologi water purification. Teknologi purifikasi air yang mampu mengolah air limbah industri dan rumah tangga dengan cara yang lebih efisien dan lebih murah. Di bidang teknologi, Ivo Becker, seorang inventor Belanda, menciptakan sebuah aksesoris iPad khusus difabel yaitu Shapedad. Shapedad dirancang khusus untuk anak dan dewasa dengan kebutuhan khusus, terbuat dari tongkat kayu yang ujungnya dilapisi lapisan kaus stylus sehingga kemampuan sentuhnya menyerupai ujung jari sebenarnya.

Bagusnya, pemerintah Belanda punya wadah khusus untuk menampung inovasi-inovasi warganya dan dapat dipatenkan di Netherland Patent Office. Hmm, suatu tindak cepat yang tepat yang patut ditiru oleh bangsa kita🙂

– ditulis oleh Mega A.

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s