#578 Ketika Stadion Menjadi Sumber Listrik

Siapa yang tidak tahu stadion Amsterdam ArenA?.Ya, Stadion yang merupakan kandang dari tim Elit Eredivise Belanda Ajax Amsterdam ini memiliki kapasitas penonton sebanyak 52,960 kursi. Stadion kebanggaan warga Amsterdam ini terletak di daerah perkantoran modern di kawasan tenggara daerah Amsterdam. Stadion ini menjadi homebase tim sepakbola Ajax Amsterdam sejak tahun 1996 yang menggantikan stadion lama De Meer yang hanya berjumlah 19.000. Stadion ini menempati urutan ketiga dalam hal kecuraman setelah stadion Santiago Bernabeu di Spanyol dan San Siro di Milan. Stadion ini berdiri diatas ketinggian 78 meter. Stadion ini memiliki keunggulan yakni atap yang bisa buka-tutup selama 20 menit.

Stadion ini memiliki permasalahan dengan rumputnya yang sulit tumbuh dengan baik. Maka, setiap lima tahun rumput stadion harus diganti. Untuk menuju stadion lebih mudah menggunakan kereta api atau metro (semacam bus) karena letaknya yang hanya 10 kilometer dari kota. Stadion ini pernah digunakan untuk final liga Champion pada tahun 1998 antara Juventus dengan Real Madrid. Stadion ini juga pernah digunakan untuk semifinal antara Belanda dan Italia pada kejuaraan Eropa.

Ada yang menarik dari stadion Amsterdam ArenA ini, yakni menjadi alternatif listrik di negeri Belanda. Ide ini sungguh luar biasa. Siapapun tak pernah menyangka kalau sebuah stadion bisa dijadikan sebagai alternatif listrik. Menurut laporan media, ide menjadikan sebuah stadion untuk alternatif listrik ini tidak terlepas dari kekurangan daya listrik yang dibutuhkan manajemen tim sepakbola ketika tim sepakbola Ajax Amsterdam mengadakan pertandingan. Listrik ini berasal dari dinding dan atap stadion yang dipasang panel tenaga surya yang berputar-putar setiap beberapa menit dan menyerap panas sehingga menghasilkan energi yang cukup untuk menerangi lampu stadion. Bahkan listrik yang dihasilkan berlebih dan bisa disalurkan kerumah-rumah penduduk di sekitaran stadion. Ide menjadikan stadion sebagai alternatif dapat mengurangi pemanasan global dan juga dapat menambah pemasukan manajemen klub. setelah melihat stadion Ajax bisa dijadikan alternatif listrik, banyak stadion-stadion di negara lain ikut juga merancang stadion yang akan menerapkan sistem tenaga surya sebagai alternatif dan dijadikan sebagai stadion yang ramah lingkungan. Saya berharap Indonesia juga bisa mempunyai stadion tenaga surya unuk alternatif mengingat keadaan iklim Indonesia yang panas karena geografisnya yang dilalui garis khatulistiwa.

– ditulis oleh Ruli Prastio

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s