#583 Kreatif dan Kritisnya Belanda

Belanda,,, Sebuah negara yang tak akan lupa dari ingatan. Sebuah negara kecil padat penduduk yang hidup tentram dan penuh dengan inovasi. Sesuai dengan data dari PBB dalam laporan World Happines Report Belanda termasuk negara bahagia ke-4 setelah Denmark. Bisa dibayangkan jika laporan itu terjadi atas negara yang anda tinggal, tentu akan sangat menyokong semua infrastruktur yang ada demi kemajuan. Ini dibuktikan dengan memenangkan Best International Venue dalam ajang exhibition news award ke-6 yang diadakan di london pada tanggal 29 Maret 2012. Semua itu didukung dari budaya unik masyarakat Belanda, antara lain :

  • “Straightforward”: mereka tidak sungkan-sungkan mengatakan opininya.
  • Kritis akan keadaan sekitar: cenderung suka komplain.
  • Suka membantu: apalagi untuk pelajar. Mereka tidak ragu untuk membantu kita, pelajar internasional untuk beradaptasi disini.
  • Cenderung tertutup (tidak ekstrovert): kecuali jika kita sudah kenal dekat dengan mereka. Jangan salah artikan jika mereka terkesan tidak ramah dengan kita
  • Optimis dan pekerja keras: selalu mengutamakan persaingan
  • Tepat waktu: perlu diperhatikan karena budaya indonesia yang cenderung “lelet”. Mereka sangat menghargai waktu. Patut diperhatikan jika membuat janji dengan orang Belanda.
  • Sangat teratur: agenda selalu ada di tangan. Janji selalu ditepati.
  • “Work hard play hard”: mereka sangat mengutamakan waktu luang saat weekend.
  • Menghargai orang lain: hormat terhadap orang lain, respektif terhadap pekerjaan orang lain.
  • Menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utama, baik di desa maupun di kota.
  • Hampir semua masyarakat Belanda (utamanya dari generasi muda) dapat berbicara bahasa Inggris.
  • Ingin memulai percakapan dengan orang Belanda? Mulailah dengan topik tentang cuaca!
  • Tidak ada senioritas dalam perkuliahan di Belanda, begitu juga dengan per-ploncoan.

Dengan budaya masyarakatnya yang seperti itu, akan sangat mendukung mereka berkreasi dengan penuh inovasi tinggi dan kritis, ini terbukti dari beberapa segi :

Pendidikan
Kualitas pendidikan di Belanda adalah salah satu yang terbaik di dunia. Hal ini terbukti dengan laporan Global Higher Education Rankings yang dikeluarkan oleh Educational Policy Institute, Belanda menempati posisi ke-3 Keterjangkauan Biaya (Affordability) dan posisi pertama Aksesibilitas (Accessibility). Belanda berada di urutan ke-3 negara dengan jumlah universitas terbanyak dalam World Reputation Ranking 2012. Lima universitas riset Belanda masuk dalam 100 besar dalam daftar yang dikeluarkan oleh Times Higher Education. Prestasi dunia pendidikan Belanda juga dibuktikan sebagai negara dengan penerima hadiah Nobel terbanyak ke-10 di dunia.Hasil-hasil kegiatan akademik benar-benar diterapkan untuk menyelesaikan berbagai problem di Belanda, tidak cuma menumpuk di rak-rak perpustakaan.

Belanda termasuk ke dalam negara maju yang diakui oleh dunia. Teknologi-teknologi yang maju yang dikembangkan tersebut merupakan buah karya pemikiran generasi yang terdidik dengan sistem yang juga diakui secara internasional dengan adanya istilah 3 TU(Technische Universiteit), yaitu Delf University of Technology, Eindhoven University of Technology, dan University of Twente . Kualitas pendidikan di Belanda adalah salah satu yang terbaik di dunia. Hal ini terbukti dengan laporan Global Higher Education Rankings yang dikeluarkan oleh Educational Policy Institute, Belanda menempati posisi ke-3 Keterjangkauan Biaya (Affordability) dan posisi pertama Aksesibilitas (Accessibility). Belanda berada di urutan ke-3 negara dengan jumlah universitas terbanyak dalam World Reputation Ranking 2012. Lima universitas riset Belanda masuk dalam 100 besar dalam daftar yang dikeluarkan oleh Times Higher Education. Prestasi dunia pendidikan Belanda juga dibuktikan sebagai negara dengan penerima hadiah Nobel terbanyak ke-10 di dunia.Hasil-hasil kegiatan akademik benar-benar diterapkan untuk menyelesaikan berbagai problem di Belanda, tidak cuma menumpuk di rak-rak perpustakaan.

Belanda termasuk ke dalam negara maju yang diakui oleh dunia. Teknologi-teknologi yang maju yang dikembangkan tersebut merupakan buah karya pemikiran generasi yang terdidik dengan sistem yang juga diakui secara internasional dengan adanya istilah 3 TU(Technische Universiteit), yaitu Delf University of Technology, Eindhoven University of Technology, dan University of Twente .

Teknologi
Masih dibidang ilmu pengetahuan, Kapal selam, siapa yang meragukan hebatnya kapal yang bisa berjalan di dalam laut ini. Mungkin jika saja tidak ada orang Belanda bernama Cornelius van Drebbel, kita tidak akan pernah melihat kapal selam. Anthony van Leuwenhook yang mempunyai nama lengkap Anthony Philips van Leuwenhook adalah ilmuan terkenal dari kota Delft. Beliau disebut “Bapak Biologi” dan dianggap sebagai mikrobiologi pertama. Penemu lensa juga pengembang mikroskop ditemukan ilmuan yang juga berasa dari Belanda Zacharies Janssen dan pendiri mikrobiologi ini meninggal di umur 90 tahun (24 Oktober 1632 – 20 Agustus 1723).
“Salah satu ikon negara Belanda adalah kincir angin dan bendungan. Sejarah kincir angin di Belanda pada awal keberadaannya sekitar abad 13 berfungsi untuk mendorong air ke lautan agar terbentuk daratan baru yang lebih luas (polder) dengan membuat bendungan. Hal ini dilakukan mengingat letak geografis Belanda yang sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan laut. Ketika teknologi terus berkembang, pada abad 17 kincir angin digunakan juga sebagai sarana pembantu di bidang pertanian dan industri seperti memproduksi kertas, mengasah kayu, mengeluarkan minyak dari biji, sampai menggiling jagung.” Dalam ektor Energi kini Belanda berhasil menciptakan proyek ini telah dicoba di jalan raya N34 dekat Hardenberg di Belanda bagian timur. Vibration Energy yaitu sebuah energi yang dihasilkan dari sebuah getaran dijalanan dan dapat merubah menjadi listrik sebagai tenaga alternatif.

Pertanian
Pengekspor hasil pertanian nomor 3 terbesar di dunia sepanjang 2003-2004 dengan nilai ekspor mencapai US$ 19,780 juta (Maps of World), Daerah di pinggir laut yang dulu semestinya adalah laut kini menjadi lahan pertanian yang subur, peternakan, dan lokasi utama agroindustri yang mampu menyumbang 20 persen terhadap pendapatan nasional (PNB) Belanda. Pendapatan per kapita Belanda pun tercatat 2 persen di atas rata-rata orang Eropa. Ada ilustrasi menarik bahwa sekilogram benih tomat dari Belanda saat ini, misalnya, di Eropa bernilai lebih mahal daripada sekilogram emas. Itu semua merupakan hasil riset dan teknologi yang dikembangkan Belanda sejak lebih dari setengah abad yang silam. Bahkan bunga Tulip dengan berbagai warna juga merupakan hasil pengembangan botani para peneliti Belanda yang membawanya dari kawasan Asia Tengah yang kondisi tanah dan cuacanya jauh berbeda dengan Belanda.

Mmm… semua itu sungguh sangat-sangat memotivasi kita untuk bangkit dari keterpurukan ini. Saya berharap bisa disana suatu waktu, demi mencari sebuah ide dari inovasi masyarakat Belanda yang tiada henti.

– ditulis oleh Edo Gunawan

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s