#614 Banjir dan Bendungan di Belanda

Belanda. Apa yang akan terbesit dipikiran jika mendengar kata tersebut? Kincir Angin? Keju? Tulip? Bendungan? Sepeda? Van Gogh? Sepatu Clogs? Runner Up World Cup 2010? Atau mungkin…negara impian untuk melanjutkan studi?😉
Terlepas dari hal-hal tersebut, Belanda sangat erat kaitan nya akan Banjir, Bendungan dan Kreativitas. Loh? Kreativitas? Iya benar kreativitas. Mengapa demikian? Karena begini ceritanya…

Secara geografis, negara Belanda terletak di bagian utara benua eropa, berbatasan langsung dengan North Sea. Hampir seluruh dataran disana berada kurang dari 1 meter dpl. Letaknya yg dekat dengan laut dan berdataran rendah tadi, menyebabkan Belanda sering kedatangan banjir yang menurut sejarah, telah tercatat 7 banjir besar yang telah terjadi dan memakan banyak korban. Banjir terakhir terjadi pada februari 1953, yang menewaskan lebih dari 2000 orang, kerugian finansial mencapai ratusan miliar, kerusakan infrastruktur dan begitu membekas bagi masyarakat belanda. Sejak saat itu mereka memutuskan untuk lebih menanggulangi banjir secara lebih serius lagi. Pembangunan bendungan Oostterschelde vloegkering. Disinilah salah satu bentuk kreativitas masyarakat Belanda terbentuk. Masyarakatnya sendiri, telah terbiasa hidup penuh dengan kreativitas. Mereka terus menerus melakukan inovasi. Mendobrak batasan-batasan yang ada untuk kehidupan yang lebih baik.

Selain beberapa contoh diatas, New Amsterdam, atau yang saat ini kita ketahui dengan New York, adalah salah satu alasan nya. Sebagai negara dengan keterbatasan resources, merekas terus mencari daerah daerah koloni, yang diantaranya adalah hindia belanda, suriname, dan yg terakhir new amstredam yang kemudian menjadi cikal bakal kota new yok saat ini. Sebelumnya belanda juga pernah mengalami masa keterpurukan dengan transportasi antar domestiknya. Yg kemudian mereka selesaikan dengan pembangunan kanal-kanal air yg juga menghubungkan antar negara hingga di bagian utara prancis dan sebelah barat german. Dengan kekurangan yang ada tadi, mereka selesaikan dengan berpikir kreatif.

– ditulis oleh Nurlina Y.

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s