#669 Sungai Multifungsi

Belanda, sebagai salah satu Negara unik di Eropa. Terletak di Barat Laut Eropa, berhubungan dengan Laut utara di sebelah utara dan Barat, Negara Jerman di Timur, dan Negara Belgia di Selatan. Negara Belanda juga sering disebut dengan Negara Bennelux, yaitu gabungan dari Negara Belgium, Netherland, serta Luxemburg, dikarenakan wilayah mereka yang kecil, bila disatukan berbatasan dengan Negara yang lebih besar, yaitu Negara Jerman dan Prancis. Keunikan lainnya adalah, Belanda sebagai “muara” dari beberapa sungai besar di Eropa, salah satunya adalah sungai Rhine, yang airnya berasal dari pegunungan Swiss. Karena sebagai “muara” inilah, kebanyakan wilayahnya berada di bawah permukaan laut.

Negera Belanda yang dilalui Sungai Rhine, justru menjadikan sebuah asset. Sungai di Belanda tidak dijadikan sebagai “kawasan hitam dan menakutkan” melainkan sebagai “kawasan plus”. Mereka memanfaatkan arus Sungai Rheine, serta membuat tanggul-tanggul. Sehingga Sungai-sungai di Belanda, dimanfaatkan sebagai moda transportasi air, yaitu sebagai alternatif lalu-lintas. Terdapat banyak kanal yang tersebar diberbagai wilayah. Dari kanal ini, melayani rute-rute maupun tempat yang dilewati. Sehingga “apapun” bisa dimanfaatkan sebagai perantara transportasi. Selain itu, waterway ini juga dimanfaatkan sebagai pariwisata. Para turis bisa berkeliling kota, cukup dengan menyusuri sungai-sungai. Sehingga dengan banyaknya turis yang dating, juga akan menambah pendapatan daerah.

Nilai plus lain dari waterway ini adalah, dengan adanya waterway, maka pinggir sungai akan terbentuk sebuah space. Dari space inilah inilah, bisa dimanfaatkan sebagai riverwalk. Riverwalk merupakan area “sisa” dari perbatasan antara pinggir sungai dengan bangunan, maupun non bangunan. Riverwalk bisa berukuran kecil, kira-kira untuk berjalan satu orang, dan bisa juga selebar pedestrian. Karena luas Belanda yang terbatas ini, riverwalk bisa dijadikan sebagai sarana olahraga (seperti jalan-jalan, sepeda, maupun lari), juga sebagai public space yaitu sebagai tempat masyarat untuk berkumpul dan bersosialisasi, seperti: mereka duduk dipinggir-pinggir, maupun di tempat yang telah disediakan sambil menikmati sore dan sungai. Riverwalkpun juga bisa dimanfaatkan sebagai RTH (RuangTerbuka Hijau) dan bila riverwalk cukup luas bisa untuk hutan kota. Jadi, meskipun Belanda mempunyai luas wilayah yang terbatas, mereka bisa ikut menghijaukan kota. Dan inilah salah satu nilai plus dari, bagaimana Masyarakat Belanda bisa membuat sungai yang banyak dianggap sebagai “kawasan hitam” menjadi “kawsan yang multifungsi”.

– ditulis oleh Kara Yarika

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s