#673 Belanda Tenggelam?!

Apakah benar Belanda, negeri yang terkenal dengan kincir anginnya itu, tenggelam? Yes, people! For your information, seperempat wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut. Take a look at the pic given below! Warna biru dalam gambar itu mempresentasikan wilayah daratan Belanda yang berada di bawah permukaan air laut. So, gimana ya caranya lahan yang berada di bawah permukaan air dapat dihuni? The Dutch has the answer!

Bangsa Belanda memiliki the finest technology dalam pengelolaan air dan konstruksi bendungan. Nowadays, Belanda menjadi acuan berbagai negara untuk mengembangkan kemampuan untuk mengeringkan dan membendung air. But it just didn’t happen in a glance.
Pada awalnya, bangsa Belanda membangun berbagai bendungan dan tanggul dengan tujuan untuk melidungi diri dari ancaman banjir, meningkatkan jalur pengairan, dan juga sebagai reklamasi daratan dan juga cadangan air tawar. Having learned and interacted with sea waves, bangsa Belanda telah berhasil menghasilkan salah satu konstruksi terbaik di dunia which makes people interested in learning it.

It was all started with the Frisians who lived in Holland. Mereka melakukan reklamasi pantai dan membangun Terpen, bendungan pertama yang dibangun untuk menghadang air laut utara. Unfortunately, bendungan yang telah dibangun itu ‘jebol’ dan menyebabkan banjir besar. Kemudian, mereka melakukan pembangunan pantai baru yang disebut Zuiderzee yang dilanjutkan dengan pembangunan bendungan. After the great dams were successfully formed, dilakukanlah pengeringan air melalui pompa-pompa dan kanal-kanal. Mereka menggunakan kincir angin untuk memompa air keluar dalam proses pengeringan. They were all formed back then when the world hasn’t been invaded with high-technologies as today.

Aufsluitdijk

Kemudian, (again) in 1912, terjadi badai dan bajir besar melanda negeri tersebut. Bencana yang disebabkan oleh gelombang laut ini menguatkan tekad bangsa Belanda untuk melakukan reklamasi Zuiderzee. Started from 1927 until 1933, dilakukan pembangunan tanggul sepanjang 30.5 km dengan lebar sekitar 90 m dan tinggi mencapai 7.25 m di atas permukaan laut. Pembangunan ini dinamakan Aufsluitdijk. Bendungan ini mengubah Zuiderzee menjadi Ijsselmeer, sebuah danau air tawar. A couple years passed dan makin banyak bendungan-bendungan yang dibangun sebagai bagian reklamasi daratan Ijsselmeer. Moreover, reklamasi tersebut menghasilkan sebuah daratan provinsi baru bernama Flevoland yang dulunya adalah lautan. How cool!

Deltawerken

It seemed that water liked Holland that much. Pada tahun 1953, terjadi bencana banjir di Belanda yang menewaskan 1800 penduduknya. Bencana ini memicu bangsa Belanda untuk melakukan suatu konstruksi masterplan moderen yang jauh lebih besar setelah Aufsluitdijk.
Proyek Delta Plan yang bertujuan untuk membentengi daratan dari ancaman Laut Utara ini terdiri dari sepuluh bendungan besar dan tiga penahan gelombang yang dibangun secara bertahap selama 39 tahun. Salah satu tanggul tersebut adalah The Maeslantkering yang merupakan kanal yang menjadi pintu gerbang untuk masuk ke Pelabuhan Rotterdam. Tanggul ini merupakan tanggul terbuka yang dikontrol melalui sebuah program computer. So that, when there is a storm happens in the North Sea which reaches 3 meters high, tanggul itu akan tertutup secara otomatis.

Moral Value
Janganlah terburu-buru dalam melakukan sesuatu karena pada akhirnya suatu kesempurnaan didapatkan dari proses belajar. Even the Dutch took 39 years to get The Delta Plan done.

– ditulis oleh Ahmad R. Maliki

3 Komentar

Filed under Uncategorized

3 responses to “#673 Belanda Tenggelam?!

  1. Ahmad Rijal Maliki

    @Dave: Jakarta harus banyak belajar dari bangsa Belanda.
    @Aisya: It is actually not a problem anymore. With those finest technologies the Dutch has, they are possible to encounter their problems. And the Netherlands will never drown 🙂

  2. Dave

    Jakarta juga sudah tenggelam, as in di bawah permukaan laut beberapa bagiannya. Apalagi dareah rumah gua di Kelapa Gading, fix zaman nabi nuh kalau hujan terus dalam waktu yang lama

  3. well i certainly hope it won’t be a problem anymore, cause i really want to go there one day

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s