#676 Surat dari Belanda

Hai sahabatku di Indonesia. Apa kabar? Semoga selalu bahagia seperti diriku di Negeri Van Orange ini. Senang rasanya bisa menyapamu melalui surat ini.

Surat dari Belanda

Surat dari Belanda

Sahabat, suratmu yang lalu sungguh membuatku ingin menginjakkan kaki ke Indonesia. Terima kasih, kamu sudah bersedia menceritakan tentang alam dan budaya Indonesia yang sangat indah itu. Aku pun menjadi tahu bahwa ada ikatan kuat di antara negerimu dan negeriku.

Sebagai balasan, kutulis surat ini dengan sepenuh hati untukmu. Akan kuceritakan tentang negeriku, Belanda. Ya, Belanda negeri yang penuh dengan kreatifitas.

Sahabat, tahukah kamu? Dua pertiga wilayah negeriku merupakan daratan yang letaknya lebih rendah dari permukaan laut. Kamu tentu bisa membayangkan permasalahan apa yang akan terjadi apabila banjir datang. Namun, berkat ide kreatif dan inovatif dari Masyarakat Belanda, permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara membuat pematang raksasa (duinen) yang didukung dengan teknik polders. Cara itu berhasil melindungi tanah rendah Belanda dari bencana banjir. Hebat bukan?

Pematang Raksasa di Negeri Belanda

Pematang Raksasa di Negeri Belanda

Sahabat, kreatifitas Masyarakat Belanda tidak hanya dalam hal  itu saja. Sepertinya, ide kreatif dan inovatif tidak pernah habis dan terus bergulir di segala bidang. Kamu harus tahu sahabatku, terdapat berbagai macam bangunan berarsitektur menawan yang berdiri megah dan kokoh di Tanah Belanda. Tak heran apabila Belanda disebut sebagai salah satu kiblat ilmu arsitektur dunia.

Kubuswoningen-Rotterdam

Kubuswoningen-Rotterdam

Ketika melintas di depan Princehendriklaan, Utrect kita akan disuguhi pemandangan menarik berupa rumah bergaya minimalis modern, berbentuk kotak-kotak, dan berwarna-warni yang ternyata telah berdiri sejak awal tahun 1900-an. Wow! Ada pula bangunan bernama Kubuswoningen (rumah kubus) yang berada di Overblaakstraat, Rotterdam karya Piet Blom. Kubuswoningen memiliki pengaruh penting bagi dunia arsitektur. Bagiku, semua itu adalah mahakarya agung yang tercipta dari kreatifitas dan inovasi Masyarakat Belanda yang tak pernah pudar.

Sahabat, jika suatu saat nanti kamu datang ke negeriku, kamu tentu akan sangat merasa bahagia. Kenapa? Karena kamu bisa melakukan hobi bersepadamu kapanpun, kemanapun, dan dimanapun. Bersepada di Belanda bukan lagi menjadi sebuah hobi, tetapi sudah menjadi kebudayaan bagi Masyarakat Belanda. Masyarakat Belanda lebih memilih menggunakan sepeda dibanding kendaraan bermotor.

Budaya Bersepeda di Belanda

Budaya Bersepeda di Belanda

Kebudayaan ini menurutku memiliki dampak yang dahsyat pada usaha menjaga kelestarian bumi dari dampak negatif pemanasan global. Selain itu, bersepeda juga sangat baik bagi kesehatan. Lihat, sungguh sebuah cara yang efektif dan kreatif bukan? Banyak manfaat positif dari budaya bersepeda. Bumi terjaga, badanpun juga sehat.

Bagiku, Belanda memancarkan pesona yang tak pernah padam. Lihat saja hamparan karpet beraneka ragam bunga pada penghujung musim semi di Keukenhof. Masyarakat Belanda begitu kreatif menciptakan suasana indah nan menentramkan hati. Keindahannya membuatku selalu merasa bahagia.

Keukenhof yang menawan hati

Keukenhof yang menawan hati

Sahabat, kebahagiaanku bertambah, ketika kudengar kabar dari United Nation yang dalam World Happiness Report-nya menyatakan bahwa Negeri Belanda merupakan negeri paling bahagia ke-4 di seluruh dunia. Ya, aku tahu, pastinya banyak faktor pendukung yang menyebabkan virus kebahagiaan tersebar di seluruh penjuru Belanda. Salah satunya adalah karena semangat Masyarakat Belanda yang selalu mau terus belajar, berkreatifitas, dan berinovasi tanpa takut gagal. Artinya, ketika mengalami kegagalan, mereka akan segera bangkit dan tetap berusaha menelurkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif.

Sahabatku tercinta, kutunggu kedatanganmu di Belanda dan akan kutunjukkan padamu kreatifitas, keindahan, dan kebahagiaan itu.

            Sahabatmu,

                                                                                                                                                            Belanda

– ditulis oleh Denis Setyo Ningrum

5 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

5 responses to “#676 Surat dari Belanda

  1. prastowo murti

    bulan kemaren dapet peluang ke belanda tepatnya delft buat kuliah tapi gagal gr2 blm lulus..hehe
    semoga ada kesempatan lagi..

  2. anindita dhamastri

    cool mbak denis, tulisanny lengkap informasinya dari arsitektur, budaya sampai tempat wisatanya🙂 vote for you!

  3. Cita-citaku dari kecil adalah ingin menginjakan kaki di negeri Belanda. Sejak membaca artikel ini aku jadi semakin tau tentang negara Belanda lebih banyak. Menurutku artikel ini sangat bagus dan bisa mengajak orang lain mengetahui negeri Belanda lebih dalam. Great Mba Denis🙂

  4. Ida

    Hwaaaaa….keren banget…Negeri Belanda merupakan salah satu negara yang inovatif dan kreatif…semoga akan ada kesempatan untuk bisa mengunjungi negara ini… Dari artikel ini kita bisa punya gambaran mengenai negeri Belanda….Good…Good…Good….

  5. Belanda? menarik tuk tuk di kunjungi, semakin mengenalnya semakin berharap tuk bisa menginjakkan kaki disana. Akankah Indonesia menjadi dan termasuk dalam negara paling bahagia di dunia. Coba Indonesia bisa mencontoh masyarakat Belanda yg kreatif, walau di Indonesia banyak orang-orang sperti itu tpi banyak yg tak dihargai. Nice artikel….

    berharap bisa juga bisa kesana, menikmati negri kincir angin….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s