#678 Meracik Bangsa Kreatif ala Belanda

“The principle goal of education is to create one who are capable of doing new things, not simply of repeating what other generations have done.” – Jean Piaget

Bangsa yang kreatif memang bukan terjadi dengan sendirinya, ia harus diciptakan. Belanda adalah buktinya. Saat esai ini ditulis, ada sebuah konferensi ‘What Design Can Do 2012’ yang digelar di Amsterdam, 11-12 Mei 2012. Konferensi internasional yang berusaha menjawab tantangan masyarakat global akan kebutuhan inovasi desain ini, merupakan inisiatif desainer-desainer Belanda.

Soal inovasi, Belanda adalah salah satu jagoannya di dunia. Global Innovation Index (2010-2011) menempatkan Belanda di posisi 9 dunia. Bahkan, untuk ‘creative goods and services’, Belanda berada di posisi ke-2.
Lalu, apa resep menjadi bangsa yang kreatif?

Pendidikan Menumbuhkan Kreativitas
Pada siswa tingkat Sekolah Dasar, Belanda sudah menanamkan kesadaran bahwa mereka hidup dalam masyarakat dunia yang multikultural. North-South Centre Council of Europe (2005) menyebutkan bahwa Belanda merupakan negara terdepan di Eropa dalam penerapan global education. Anak-anak Belanda pun jadi tumbuh dengan rasa toleransi yang tinggi terhadap perbedaan.
Kesadaran akan perbedaan inilah yang menjadi salah satu faktor penting dalam membangun daya kreativitas. Philip Kern (2009), dalam paparannya mengenai European Creativity Index, pun meyakini bahwa ‘openess and diversity’ merupakan faktor penting dalam kreativitas. Dengan dasar pendidikan seperti ini, Belanda telah menanamkan bibit sifat kreatif dalam sistem pendidikannya.

Teknologi Informasi yang Terjangkau
Jika dulu bangsa Belanda menjelajahi dunia dengan kapal, kini Belanda, dan juga umumnya masyarakat modern, bisa menjelajahi dunia hanya lewat internet. Bedanya dengan negara lain, internet di Belanda mudah dijangkau setiap rumah tangga. Pada tahun 2010, tingkat penggunaan internet di Belanda jauh lebih tinggi daripada Perancis, Jerman, dan negara lainnya di dunia (OECD, 2010).
Dalam Global Information Technology Report yang dirilis 4 April 2012 oleh World Economic Forum, Belanda menempati posisi ke-6 dunia dalam penyediaan infrastruktur teknologi informasi. Sebagai perbandingan, Amerika berada di posisi 8, dan Inggris posisi 10. Dengan kemudahan menjangkau internet, sumber acuan dan ide pun relatif lebih mudah didapatkan. Masyarakat Belanda jadi memiliki sumber energi kreativitas yang luar biasa.

Pemerintah yang Kreatif dan Inovatif
Tak hanya warganya yang didorong untuk kreatif dan terus melakukan inovasi, pemerintah Belanda pun terus berinovasi. Dalam hal green technology misalnya, World Wildlife Fund bahkan menempatkan Belanda di posisi 14 dalam Global Cleantech Innovation Index.
Pemerintah Belanda, melalui Netherland Architecture Fund, juga mendukung proyek recycle island. Proyek yang diusung oleh Whim Architecture asal Belanda, berambisi membangun pulau dari olahan sampah plastik. Luar biasa!

Bangsa Pemuja Kreativitas
Komit pada semangat kreativitas, Belanda pun turut serta dalam World Creativity & Innovation Week, yang dirayakan setiap tahunnya di seluruh dunia pada 15-21 April. Belanda termasuk negara yang pertama kali merayakannya sejak dicanangkan pada 2002.
Dalam salah satu aksi perayaan tersebut, masyarakat Belanda bersama pegawai pemerintah, dan aktivis LSM, melakukan aksi jalan bersama. Hal ini dilakukan sebagai simbol mendukung diterapkannya pendekatan kreatif dalam pengambilan kebijakan publik dan program masyarakat.
Kreativitas memang sesuatu yang ditumbuhkan pada sistem masyarakat Belanda, dan kini kreativitas itu sudah menjadi kebutuhan hidup orang Belanda.

– ditulis oleh Renny Turangga

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s