#689 Pelukis Terkenal dan Peraih Nobel

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata Belanda?
Negara dengan tulip-tulipnya yang indah? Kincir anginnya yang khas? Atau kejunya yang gurih dan lezat? Anda tidak salah. Semua yang disebutkan tadi memang merupakan ciri khas yang telah menjadi ikon Belanda.

Setiap Maret hingga Mei memang bunga tulip bermekaran dan mengundang para wisatawan untuk datang berkunjung. Bahkan pemerintah Belanda membuat taman Keukenhof yang di dalamnya ditanam ribuan tangkai bunga tulip beraneka warna untuk memanjakan mereka yang ingin menikmati tulip yang bermekaran. Kincir angin dan keju juga merupakan barang yang mudah ditemui di Belanda. Bahkan keduanya merupakan ciri khas negeri van Orange ini. Tetapi betulkah hanya itu yang dapat kita ungkapkan ketika kita bicara tentang Belanda?

Jangan dilupakan bahwa seorang Vincent Van Gogh terlahir di Zundert, Belanda. Karyanya yang beraliran impresionis termasuk karya lukis termahal di Eropa. Meskipun kehidupannya tidak berjalan sebagaimana manusia pada umumnya tetapi karya-karyanya masih mendapatkan apresiasi tinggi dari kalangan seniman maupun masyarakat umum hingga saat ini.

Jauh sebelum Van Gogh, di kota Leiden seorang laki-laki bernama Rembrandt telah terlebih dahulu berkarya melalui seni lukis. Selain Van Gogh, Rembrandt juga dikenal sebagai pelukis terbesar dalam sejarah seni lukis Eropa. Melalui keahliannya dalam memanipulasi ekspos cahaya sehingga memberikan efek tersendiri di dalam lukisannya.

Selain pelukis yang melegenda, Belanda juga masih memiliki prestasi lainnya. Diantaranya prestasi dalam bidang ilmu pengetahuan. Tahukah anda kalau Belanda merupakan salah satu dari sepuluh negara yang menerima penghargaan Nobel terbanyak? Sejak tahun 1901 Belanda berhasil mengumpulkan penghargaan nobel sebanyak 18 buah dari cabang ilmu yang berbeda-beda.

Dari 18 penghargaan sebanyak Sembilan penghargaan berasal dari bidang fisika, tiga dari bidang kedokteran, dua dari bidang kimia dan ekonomi serta satu penghargaan dari bidang perdamaian.

Penghargaan pertama diraih oleh Jacobus Henricus van’t Hoff dari bidang Kimia tahun 1901. Jacobus Henricus van’t Hoff meneliti masalah kinetika kimia, kesetimbangan kimia, tenaga osmotic dan kristalografi yang merupakan karya utamanya. Jacobus juga melakukan pendekatan lain yang kemudian dikenal sebagai bidang kimia-fisika.

Sementara Belanda memperoleh nobel terakhir diperoleh pada tahun 1999 atas nama Gerardus ‘t Hooft dan Martinus J.G. Veltman, keduanya dari bidang fisika. Keduanya secara bersamaan telah menemukan struktur kuantum interaksi eletrolemah.

Sebelumnya di tahun 1902 Belanda juga telah memperoleh penghargaan nobel dari bidang fisika atas nama Pieter Zeeman dan Hendrik Antoon Lorentz. Penemuan Pieter Zeeman yang mengantarkannya meraih nobel mengenai sifat garis spectral atom dalam medan magnet yang dibenarkan oleh Hendrik Antoon Lorentz. Menarik bahwa Pieter Zeeman juga berasal dari Leiden, kota di mana Rembrandt dilahirkan pada abad 17.

Jadi dapat kita lihat bahwa Belanda tidak saja identik dengan ciri khas yang berupa benda atau bunga. Belanda juga identik dengan prestasi yang dicapai tidak saja oleh ilmuwan dalam perolehan nobel. Tetapi juga oleh para seniman dalam menghasilkan karya-karya yang memberikan inspirasi bagi pada generasi berikutnya.

Maka ketika kita mendengar kata Belanda sekarang kita tidak saja ingat pada tulip, kincir angin tau kejunya saja. Karena Belanda juga bisa berarti Van Gogh dan Rembrandt sang pelukis legendaris atau Pieter Zeeman sang peraih nobel.

– ditulis oleh Umi Mardiyati

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s