#703 Let’s GOwes Bus Sekolah

Aneh ya baca judul di atas? Bus kok digowes kaya sepeda aja. Eh, jangan salah yang satu ini ada Bus Sekolah yang digowes alias dikayuh. Kok bisa? Ini nih, negara asal pelukis terkenal, Van Gogh, meluncurkan inovasi baru. Bus sekolah yang umumnya menggunakan mesin, didesain ulang menjadi bus dengan tenaga manusia yaitu dikayuh layaknya sepeda.  Bah, macam mana pula itu?

Sering kan kita lihat di film-film barat, anak-anak sekolah dijemput dengan bus sekolah. Namun bus sekolah umumnya memakai mesin yang kurang ramah lingkungan. Nah, si Thomas Tolkamp seorang perancang sepeda asal Belanda menawarkan solusi baru. Ia merancang sebuah sepeda besar berpenumpang mencapai 11 anak. Fungsinya sama dengan bus sekolah, tapi yang ini jelas lebih ramah lingkungan. Terus, kaya apa sih sepeda ini?

Jadi, sepeda ini dikayuh oleh anak-anak dan dikemudikan oleh satu orang dewasa. Disediakan delapan pedal untuk anak-anak dan satu bangku untuk tiga anak yang tidak mengayuh. Sepeda ini diperuntukan untuk anak-anak yang berumur 4 sampai 12 tahun. Jadi ngebanyangin muka imut-imut berceloteh sambil sepedaan bareng teman-teman mereka, pasti lucu banget!

Terus, gimana ya kalau mereka lelah atau harus melewati medan menanjak? Tak perlulah khawatir, sepeda ini dilengkapi dengan mesin cadangan kok agar anak-anak nggak perlu mengayuh. Sepeda ini  dilengkapi pula dengan sound system dan semacam tenda terpal untuk melindungi dari hujan. Gimana nggak nyaman dan aman tuh? Selain itu, sepeda dengan kecepatan rata-rata sekitar 16 km/jam ini tersedia dengan berbagai pilihan warna. Sounds fun! Apalagi buat anak-anak, ya nggak? Bayangin aja, pagi-pagi, naik sepeda bareng teman-teman sekolah diantara bunga tulip atau kincir angin, wiiihhh… seru banget!

Nggak kaget juga sih kenapa muncul ide kreatif kaya gitu. Gimana enggak, orang Belanda bisa dibilang fanatik sama yang namanya sepeda. Hampir setengah dari orang Belanda menggunakan sepeda untuk sarana transportasi sehari-hari. Bisa dibilang, budaya bersepeda adalah simbol Belanda selain tulip dan kincir anginnya.

Terus kenapa ya, Tolkamp mau buat sepeda kaya gini? Katanya sih, doi sebelumnya pernah bikin sepeda besar sejenis yang dilengkapi dengan sebuah bar (unik ya?). Terus ada yang tanya, apa doi bisa bikin sepeda untuk mengangkut anak-anak. Voila! Jadi deh bus sekolah kayuh ini. Bener-bener nggak kehabisan akal ya?

Selain cuma jadi alat transportasi, sepeda ini secara nggak langsung juga media belajar lho. Kok bisa? Ya iyalah… Dengan sepeda ini mulai anak-anak diajarkan untuk cinta lingkungan dan bekerjasama. Brilian! Selain itu anak-anak juga bisa sekalian olahraga kan? Apalagi ditengah naiknya bahan bakar, isu obesitas pada anak dan polusi udara yang meningkat gini. Lagi-lagi anak-anak juga belajar untuk langsung take in action. Jadi nggak orang dewasa aja yang sepedaan, anak-anak juga bisa turut beraksi membuat perubahan.

Simple thing brings a big change!

– ditulis oleh Irene Femi

17 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

17 responses to “#703 Let’s GOwes Bus Sekolah

  1. kring kring gowes gowes… kalo di indo alat transportasi nya pake kayak gitu enak kayak nya yaaa…. udara nya jadi ga beraroma bensin dan solar…🙂

  2. kalau di Indonesia ada kayak gini bisa disewakan untuk mengantar anak2 ke sekolah,,,#otakbisnis.. hahah

  3. kalau di Indonesia ada kayak gini bisa disewakan untuk mengantar anak-anak ke sekolah,,, hahah #otakbisnis

  4. fajar cahyo nugroho

    seru juga lo di alun2 selatan solo(alkiid) ada kaya gini pasti
    asieekkkk……hehehehehe ada sech tapi g seperti ini……

  5. nice post ren🙂 menulis dari hati jauh lebih baik … aku pengen bisa nulis kayak ini juga😀

  6. Quarezma'

    Wah trnyata ada jg odong2 d belanda ya,hihihi

  7. yulia

    seru nih kalo ada beginian di Indonesia.. paling nggak dikit2 ngajarin anak budaya bersepeda,, ngurangin emisi bok.. hehe

    • Irene Femi

      nah benul (benar dan betul), secara nggak sadar anak2 juga belajar peduli lingkungan bok! mari kita pesan satu😀

  8. so_ney

    coba di tambah AC, biar adem gt….

  9. mirip becak-lampu nya yang banyak di alkid, Solo.. cuma lebih bagus dan lebih mirip bus yg ini,, strategi transport yg brilian

  10. lebih ramah lingkungan sih, tapi kasian anak didik nya, capek tau ngayuh sebelum berangkat sekolah dan setelah pulang sekolah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s