#710 Belanda Meninggalkan Jejak Kreatif di Seluruh Dunia

God create the world, but Dutch created Netherland.

Awalnya saya mengira, ini hanyalah ungkapan kesombongan dari bangsa Belanda yang berhasil membangun negara yang sebagian besar wilayahnya berada di permukaan laut. Namun setelah membaca beberapa literatur dan referensi, saya punya anggapan baru: mereka bukan hanya membuat negeri Netherland, namun juga menancapkan kukunya di berbagai belahan dunia.

Setelah ratusan tahun bangsa Belanda menguasi belahan dunia, jejak mereka masih terasa di berbagai bidang. Kreativitas yang tiada henti membuat Belanda mampu melakukan itu semua. Apa saja, sih, jejak kreatif yang mereka tancapkan?

Jejak 1: Bangunan Berarsitek Belanda
Belanda punya banyak arsitek besar yang punya pemikiran kreatif. Salah satunya adalah Rem Koolhas, arsitek yang lahir di Rotterdam, 68 tahun lalu. Puluhan bangunan di dunia didesain oleh Rem, yang sebagian besarnya menjadi landmark, ciri khas kota.

 Seattle Library

Di Benua Amerika, Rem membuat beberapa bangunan yang dianggap fenomenal. Salah satunya adalah Seattle Library di Washington, Amerika Serikat. Perpusatakaan dengan bentuk unik ini berhasil menyabet berbagai penghargaan antara lain “150 bangunan terbaik di Amerika tahun 2007” versi American Institute of Architect dan “Platinum Award for innovation and engineering in its structural solutions” oleh The American Council of Engineering Companies (ACEC) of Washington.

Di Asia, Rem juga membuat banyak bangunan indah antara lain CCTV HQ Building di Beijing, Seoul National University Museum of Art di Korea Selatan, dan Taipei Performing Arts Centre di Taiwan.

 Casa de Musico, Porto

Di Eropa, Rem mendirikan Casa De Musico. Concert Hall di Porto, Portugal. Oleh Nicolai Ouroussoff, kritikus arsitektur dari New York Times, bangunan ini dinobatkan sebagai salah satu bangunan terbaik di dunia. Rem juga meninggalkan jejak di beberapa negara Eropa lainnya, yakni Inggris, Denmark, Jerman dan Portugal.

Jejak 2: Perusahaan Belanda
Kalau dulu Belanda punya VOC, perusahaan dagang terbesar di dunia, kini Belanda punya sederet perusahaan yang mendunia. Yang terbesar adalah Philips. Perusahaan lampu yang berdiri tahun 1891 di Eindovhen ini menjadi perusahaan yang pertama memperkenalkan lampu di Indonesia.

Bukan hanya di Indonesia, di dunia pun lampu Philips sudah mendapat tempat. Enam puluh lima persen bandara-bandara top dunia dan 35 persen mobil menggunakan lampu dari Philips. Tujuh dari 10 stadion yang digunakan pada piala dunia sepakbola 2002 di Jepang/Korea dan 8 dari 12 stadion yang digunakan pada piala dunia sepak bola 2006 di Jerman ternyata juga menggunakan lampu Philips sebagai penerangnya. Lintas balap F1 Night di Singapura juga memakai lampu Philips. Di Eindhoven, Philips membuat lampu jalanan yang melayang tanpa tiang. Innovasi yang terus dikembangkan ini membuat nama Philips makin lama makin besar.

 Eindhoven Floating Lamp

Selain Philips, Belanda juga punya Unilever, yang merupakan perusahaan patungan dengan Inggris. Perusahaan yang terkenal dengan porduk perawatan tubuh ini bukan hanya memasarkan produknya di negara-negara Asia dan Eropa, tapi juga merambah ke benua Amerika. Di tahun 2011, Unilever tercatat sebagai perusahaan dengan aset terbesar ke-18 yang ada di daftar London Stock Exchange.

Berbagai jejak yang ditancapkan bangsa Belanda di dunia membuktikan, bangsa ini bangsa yang memiliki kreativitas tinggi. Ayo, belajar dari mereka!

– ditulis oleh Rahma Yulianti

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s