#724 Smart City in Smart Country: Amsterdam in Holland

Menurut Brundtland berdasarkan laporan PBB di tahun 1987, pembangunan berkelanjutan atau sustainable development merupakan proses pembangunan yang berprinsip “memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi yang akan datang”. Pada dasarnya pembangunan berkelanjutan merupakan titik temu dari tiga elemen utama yang saling mendukung, terintegrasi dan tidak terpisahkan , yaitu : ekonomi, sosial, dan lingkungan. Konsep ini menempatkan ekonomi dan lingkungan dalam posisi yang akomodatif dalam model pembangunan bagi negara-negara di dunia untuk memperhatikan aspek lingkungan dalam pembangunan.

Adalah sebuah negara bernama Holland atau Belanda yang berada di Eropa bagian barat laut telah menerapkan sebuah sistem pembangunan berkelanjutan dalam bentuk nyata. Sejak tahun 2009, Belanda telah menerapkan program ‘Amsterdam Smart City’. Program ini memiliki enam dimensi utama, yaitu:

  1. smart economy
  2. smart mobility
  3. smart environment
  4. smart people
  5. smart living; and
  6. smart governance

Program ini merupakan suatu upaya penyelamatan lingkungan dan juga peningkatan ekonomi sosial yang melibatkan semua bagian masyarakat. Sejak pelaksanaan ASC (Amsterdam Smart City), lebih dari 1.200 rumah tangga di Amsterdam telah melakukan instalasi sistem hemat energi yang bertujuan untuk memotong biaya listrik. Selain itu, di jalan-jalan utama di Amsterdam dilakukan penggantian listrik yang bertenaga surya untuk lampu jalanan.

Selain penghematan listrik, masyarakat Belanda telah terbiasa hidup sehat. Kebanyakan dari mereka lebih memilih menggunakan sepeda, yang sangat ramah lingkungan, untuk mobilitasnya. Sesuai dengan hal tersebut, maka rencana jangka panjang dalam proyek ini adalah pengadaan 200 stasiun pengisian bahan bakar listrik berisi 15.000 EVs (Electric Volt) untuk kendaraan listrik pada tahun 2015 , memperbanyak jumlah sepeda listrik dan perahu serta pengenalan teknologi kincir angin sementara untuk menunjang kehidupan penduduk desa dalam penyediaan listrik bagi usahanya. Apabila program ini diteruskan, nantinya diperkirakan akan terjadi penurunan 1,2 juta ton CO2 (karbondioksida).

Tentu saja proyek mega seperti ini tidak membutuhkan dana yang sedikit, sekitar lebih dari €1.1 billion diinvestasikan untuk perjalanan proyek ini selama tiga tahun ke depan sejak tahun 2009. Beruntungnya, investasi yang tidak kecil ini dalam waktu 2 tahun telah membuahkan hasil yang sangat membanggakan, yaitu penghematan energi sebesar 13 persen telah berhasil dicapai. Kombinasi usaha menyelamatkan lingkungan sebagai fokus utama dan penghematan anggaran listrik dan energi dalam jangka panjang membuat proyek ASC menarik untuk ditiru oleh kota dan negara-negara lainnya dalam upaya pelaksanaan sustainable development. Namun sejauh ini Kota Amsterdam tetap menjadi leading city dalam program ini. Hal ini dikarenakan Amsterdam memiliki konsep smart city yang sangat menarik, progresif dan tentunya bermanfaat.

Kenyataannya negara Belanda memiliki tantangan yang besar dalam penyelenggaraan negaranya. Hal ini dikarenakan sebagian besar dataran belanda berada di bawah permukaan laut, masalah ketidakstabilan cuaca, serta adanya ancaman kekurangan pangan. Namun masalah-masalah tersebut justru membuat masyarakat dan pemerintahannya mengupayakan yang terbaik agar tercipta kelangsungan hidup yang sejahtera. Inilah yang membuktikan bahwa masyarakat Belanda memiliki daya kreatifitas dan inovasi yang luar biasa untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Bahkan tidak hanya lebih baik, melainkan dapat mengungguli negara-negara lainnya. Tidak ada salahnya jika kita belajar untuk memiliki semangat yang luar biasa dalam melakukan sebuah langkah nyata. Tidak hanya untuk keperluan bangsa,melainkan juga dalam upaya penyelamatan dunia. Veel succes Holland!

– ditulis oleh Adriyani Syakilah

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s