#749 Bahagia dan Kreatif Menjadi Orang Belanda

Ketika mendengar kata ‘bahagia’ dan ‘kreativitas’, apa yang pertama kali terlintas di benak anda? Sepintas kedua kata tersebut tidak berhubungan dengan erat. Namun, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Soleimani dan Tebyanian (2011) melalui sampel di SMA Semnan, Iran, tampak ada korelasi positif yang signifikan antara  empat dimensi kreativitas (inisiasi, fleksibilitas, motivasi, dan ketahanan kerja) terhadap kebahagiaan. Selain itu, menurut Baron (2009), suasana hati yang menyenangkan juga dapat meningkatkan kreativitas. Hal ini mungkin disebabkan karena suasana hati yang menyenangkan dapat mengaktifkan sejumlah besar ide atau asosiasi, dan kreativitas melibatkan penggabungan pelbagai ide dan asosiasi menjadi pola-pola baru. Temuan riset tersebut tentu bermakna karena kedua hal tersebut dapat menjadi acuan untuk berkreasi dengan merasa bahagia atau bahagia dengan berkreasi.

Baru-baru ini saya membaca sebuah hasil riset mengenai kebahagiaan dan hasilnya menempatkan Belanda menjadi negara ke-empat yang masyarakatnya bahagia berdasarkan pengamatan daftar gaji, kebebasan, harapan hidup dan soal kepercayaan pada pemerintah. Kebebasan berpolitik, jejaring sosial yang kuat dan ketiadaan korupsi memiliki bobot yang lebih besar dibandingkan dengan pendapatan. Di tingkat individu, kesehatan mental dan fisik, job security dan keluarga yang stabil merupakan faktor-faktor penting.

Mengapa kreativitas sangat berkembang di negeri tulip tersebut? Mengacu kepada hasil penelitian diatas, kemungkinan besar karena masyarakatnya bahagia. Mereka tidak terbebani masalah-masalah seperti keuangan, pendidikan, keamanan, dan lain sebagainya karena telah dijamin oleh pemerintah, sehingga mereka bisa fokus pada pekerjaan dan pengembangan produk sehingga hasil yang didapatkan juga bisa maksimal.

Membuat rakyat sejahtera dan bahagia juga merupakan salah satu tujuan berdirinya negeri Belanda. Rakyat adalah penggerak terbesar dalam sebuah negara. Mensejahterakan dan membahagiakan rakyat berarti menabung keuntungan masa depan yang jauh lebih besar. Orang yang bahagia dan sejahtera akan merasa tenang dan tenteram sehingga dapat berkreasi tanpa khawatir tentang masalah keuangan, sosial, dan masalah-masalah lain di dalam kehidupan sehari-hari lainnya. Seringkali sebuah kreativitas menjadi mandeg karena terbentur masalah sosial dan keuangan sehingga orang-orang cenderung mencari jalan aman dengan mengikuti mainstream. Kreativitas identik dengan menghasilkan sesuatu yang baru atau mengubah suatu hal yang biasa menjadi luar biasa yang tidak terpikirkan sebelumnya. Tidak semua orang berani untuk berkreasi karena ada ketakutan-ketakutan tertentu sehingga hanya negara yang memberi kebebasan ruang ekspresi bagi warganya akan dilirik oleh para kreator-kreator berbakat.

Saya ingat sebuah cerita di novel Edensor karya Andrea Hirata terkait kreativitas di Belanda. Salah satu bab dalam novel tersebut menceritakan Hirata yang ingin pergi keliling Eropa namun tidak memiliki dana yang cukup. Akhirnya Hirata memutuskan untuk ‘mengamen’ menjadi ikan duyung di beberapa negara Eropa yang didatanginya. Untuk permulaan, mereka mengamen di pusat kota Amsterdam dan mendapatkan respon yang sangat baik dari turis lokal dan mancanegara secara finansial, jauh jika dibandingkan dengan keuntungan finansial ketika mereka mengamen di negara lain. Hal ini dapat menjadi bukti bahwa seni dan kreativitas sangat berharga tinggi di Belanda. Kreativitas menjadi bagian hidup masyarakat.

Perpaduan antara seni dan kreativitas dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi seseorang. Setidaknya hal tersebut terbukti di Belanda salah satunya dengan kebebasan berekspresi. Semoga hal tersebut dapat ditiru oleh Indonesia yang pada akhirnya akan menghasilkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera.

– ditulis oleh Tifani Faradita

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s