#750 Belanda, Surga Kreativitas

Belanda. Sebuah kata yang tidak asing di telinga saya. Belanda membuat saya ingat dengan perkataan guru Sejarah saya ketika saya masih duduk di bangku SMP. Beliau mengatakan bahwa Belanda merupakan sebuah negara yang sangat kecil, hampir tenggelam karena tinggi permukaan tanahnya yang lebih rendah dibandingkan dengan tinggi lautan, dan hampir tidak memiliki sumber daya alam apapun. Bagaimana bisa sebuah negara sekecil itu, tidak lebih dari setengah pulau Jawa tempat saya dibesarkan, bisa menjajah Indonesia hingga 350 tahun? Sebuah kekuatan yang tampaknya mustahil untuk dilakukan. Saya hanya mengangguk-anggukkan kepala saat itu, belum terbayang apa yang membuat Belanda menjadi negara adikuasa ketika itu.

Saat saya beranjak dewasa, saya baru menyadari bahwa ada satu kekuatan terbesar yang mengalahkan kekuatan besarnya negara, kekuatan yang jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan kekayaan sumber daya alam. Kekuatan tersebut adalah sumber daya manusia. Belanda memiliki sumber daya manusia yang sangat baik dan berkualitas. Kalau ingin ditelisik lebih lanjut, pendidikan memberi andil terbesar dalam pembentukan sebuah negara yang kuat. Pendidikan di Belanda menekankan pada aspek kreativitas dimana siswa didorong untuk kritis dan dapat mengemukakan solusi-solusi kreatif dari setiap permasalahan. Siswa didorong aktif untuk berpendapat sehingga setelah ia dewasa ia menjadi terbiasa untuk berpikir secara kreatif. Hal inilah yang membuat generasi muda Belanda menjadi generasi yang lebih produktif dan maju dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Tidak heran pula, banyak pahlawan Indonesia yang menjadi pengobar semangat rakyat, pemimpin, dan menjadi pengisi kemerdekaan justru setelah mereka pulang bersekolah di Belanda, salah satunya tokoh kemerdekaan Indonesia Muhammad Hatta yang meneruskan sekolah di Nederland Handelshogeschool dan tinggal di Belanda selama 11 tahun. Pendidikan Belanda telah mendidiknya menjadi seseorang yang kritis, kreatif dan tangguh serta menjadi singa podium yang diakui semua orang.

Hingga sekarang pun, sistem pendidikan Belanda tetap menjadikan kreativitas sebagai pilar utamanya. Kreativitas merupakan naluri alamiah seorang manusia. Kreativitas membuat manusia mampu bertahan hidup dan memanfaatkan sumber daya yang ada, meskipun sumber daya tersebut tampaknya sulit untuk digunakan. Kreativitas inilah yang menjadi kunci dasar dari pendidikan di Belanda, baik pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Semuanya terintegrasi menjadi sebuah pemahaman yang dihayati dan menjadi bagian hidup sehari-hari.

Mengutip kata-kata Sir Winston Churchill (1874-1965), “Every day you may make progress. Every step may be fruitful. Yet there will stretch out before you an ever-lengthening, ever-ascending, ever-improving path. You know you will never get to the end of the journey. But this, so far from discouraging, only adds to the joy and glory of the climb.” Ungkapan ini tampak pas apabila kita lihat pada negeri Belanda. Kemajuan merupakan sebuah hasil dari tindakan dan pemikiran sehari-hari, meskipun hal tersebut dianggap kecil dan kurang signifikan. Namun, kemajuan atau perubahan sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi besar. Orang Belanda sangat mengetahui hal ini. Sikap mereka pun juga mencerminkan kemajuan yang ingin mereka capai di masa yang akan datang, seperti sikap hidup hemat, toleransi, dan efisiensi sehingga tidak heran apabila Belanda dapat menjadi sebuah negara yang sangat maju dewasa ini dan menjadi negara dengan jumlah penerima hadiah Nobel terbanyak ke-10 di dunia. Patut dicontoh!

– ditulis oleh Tifani Faradita

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s