#755 Belanda : Inspirasi atas Keseimbangan Hidup

According to a recent Accenture study, Indonesia ranked the lowest with only 18 percent of respondents saying they’re satisfied with their work (via Asia One Business)

Ada apa sebenarnya dengan orang Indonesia? Kita patut menyelediki hal-hal yang menyebabkan para pekerja Indonesia memiliki kepuasan kerja yang rendah. Faktanya, banyak pekerja Indonesia yang memiliki pola pekerjaan yang tidak mengenal waktu. Artinya, rata-rata pekerja Indonesia menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk bekerja. Masih banyak yang menganggap bahwa waktu bekerja mereka sangat menyita waktu berharga yang seharusnya bisa dihabiskan bersama keluarga atau bahkan untuk sekedar relaksasi. Hal ini yang tentunya menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi yang berujung pada ketidakbahagiaan. Padahal, ketidakseimbangan ini dapat memicu terganggunya kesehatan fisik dan mental orang Indonesia. Bahkan, hal ini dapat mengganggu kemampuan berkreativitas dan berinovatif yang notabene merupakan aspek penting dalam meraih kesuksesan.

Sepertinya orang-orang Indonesia patut belajar dari Belanda yang berhasil menjadi negara terbaik kedua dalam hal Work-Life Balance berdasarkan studi yang dilakukan oleh OECD (Organisation of Economic Co-operation and Development) pada tahun 2011. OECD mendefinisikan Work-Life Balancedalam tiga variabel utama yaitu proporsi tenaga kerja yang memiliki jam kerja sangat panjang (lebih dari lima puluh jam dalam seminggu), waktu yang digunakan untuk aktivitas pribadi dan rekreasi dan tingkat ketenagakerjaan wanita yang memiliki anak. Orang-orang Belanda bekerja sebanyak 1378 jam per tahun yang merupakan angka terendah menurut OECD. Hebatnya, jam kerja yang rendah justru tidak membatasi produktivitas orang-orang Belanda. Buktinya, pada bulan Februari lalu Ilmuwan nano Leo Kouwenhoven berhasil mendeteksi partikel majorana yang berhasil menimbulkan kegemparan di kalangan ilmuwan. Tidak hanya itu, Spark dan Pal-V Europe NV selangkah lagi berhasil menciptakan mobil terbang PAL-V,  juga Profoser Mark van Loosdrecht, ilmuwan Belanda, yang berhasil memenangkan Lee Kuan Yew Water Prize tahun ini atas penemuannya mengenai metode untuk menghilangkan nitrogen dari air limbah. Inilah salah satu bukti bahwa kualitas lebih penting daripada kuantitas.

Flexible Work Hour atau jam kerja yang tidak mengikat merupakan salah satu program yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan Belanda untuk menerapkan konsep Work-Life Balance. Artinya para pekerja Belanda berhak menentukan jam kerja yang dibutuhkan sesuai dengan prioritas masing-masing. Pekerjaan paruh waktu pun menjadi pilihan utama baik bagi pria maupun wanita Belanda agar bisa menghabiskan sisa waktu yang produktif bersama keluarga. Dampak positifnya, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi ini justru mampu meningkatkan kemampuan para pekerja untuk lebih kreatif dan inovatif. Para pekerja memiliki keleluasan dalam berpikir dan mengembangkan ide dan gagasan untuk terus berkarya. Namun, tentu saja program ini telah diiringi dengan kebijakan publik yang mendukung sehingga para pekerja tidak dikejar-kejar oleh kebutuhan akan pekerjaan dan program ini pun dapat diterapkan secara efektif.

Tantangan akan keseimbangan akan dua aspek inilah yang harus dihadapi oleh orang-orang Indonesia. Pekerja-pekerja Indonesia harus mampu menciptakan keseimbangan antara kehidupan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Kesinergisan keduanya diharapkan mampu mendorong bangsa Indonesia untuk terus berkreasi dan menciptakan inovasi-inovasi baru. Dengan demikian, diharapkan bangsa Indonesia dapat terus bersaing sehat di kancah internasional dan memberikan kontribusi positifnya terhadap perkembangan dunia.

– ditulis oleh Deta Apritantia

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s