#782 Netherlands: Always Thinking, Always Understanding

To raise new question, new possibilities, to regard old problems from a new angle, requires creative imagination and marks real advance in science – Albert Einstein

Pada dasarnya inovasi adalah buah dari imajinasi yang terus didesak oleh pikiran dan diwujudkan melalui aksi melalui riset dan penelitian mendalam dengan tindakan yang konsisten dan mental pantang menyerah.

Senz Umbrella dan Mobil Terbang Pal-V One

Senz Umbrella dan Mobil Terbang Pal-V One

Dunia saat ini, memiliki berbagai permasalahan kehidupan yang mengharuskan solusi hadir dengan cepat dan efisien serta ramah dari sisi harga juga keseimbangan lingkungan hidup. Dan Belanda adalah jawabannya. Belajar dari alam yang ganas dan sumber daya alam yang terbatas membuat Belanda dan orang-orang di dalamnya terus bertanya : hal-hal apakah yang dapat membuat dunia menjadi lebih baik dengan kehadiran saya? Hal-hal apakah yang membuat kehidupan dan alam tetap seimbang di tengah-tengah inovasi dan berbagai penelitian yang sudah diujicobakan—yang tentunya tidak semua berhasil?

Rupanya prinsip melayani sudah mengakar pada bangsa yang bernanung di wilayah yang lebih rendah dari lautan ini. Melayani kebutuhan orang lain dan dunia untuk hidup dengan lebih baik menjadi suatu bentuk peluang yang dimanfaatkan secara sadar oleh Bangsa Belanda. Pada hakikatnya, dengan melayani orang lain, secara otomatis menimbulkan perbedaan di seluruh dunia. Berpikir peka dan mengerti apa kebutuhan dunia adalah ciri khas  manusia Belanda dalam mempersiapkan jalan yang lebih baik untuk dunia. Kehadiran mobil terbang Pal-V One yang dapat digunakan di darat dan udara memberi pelayanan untuk kota-kota besar di seluruh dunia yang terjebak kemacetan. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa hampir seluruh negara memiliki potensi kemacetan—sehingga inovasi berupa mobil terbang hampir dapat dipastikan membuat produsen tidak akan rugi atas biaya, waktu dan energi yang dikeluarkan dalam proses pembuatan dan penelitian.

Lingkungan di Belanda

Lingkungan di Belanda

Nyatanya, penghematan sumber daya alam dan tempat rupanya menjadi isu strategis dunia saat ini. Tidak hanya berimajinasi, Phillips—pabrikan bohlam lampu asal Belanda menciptakan lampu-lampu LED (ber-watt sangat kecil dengan nyala terang maksimal) tanpa menggunakan tiang. Selain membuat bumi menjadi lebih sejuk, menghemat penggunaan tiang-tiang penyangga, hebatnya, lampu ini dilengkapi dengan sensor gerak manusia hingga orang tidak harus menyesuaikan dengan di mana letak penerangan. Adapun angin badai yang sering mengamuk di daratan Eropa membuat nalar-nalar kreatifitas menyala, sekali lagi kreatifitas Belanda patut diacungi jempol dengan menciptakan payung unik bernama Senz—yang didesain sedemikian rupa dengan kemiringan yang tidak tertelungkup ke atas ketika angin kencang menerjang. Dan ternyata, bukan hanya alam yang patut disiasati, tapi juga tingkah laku para manusia di dalamnya. Sebagaimana umumnya situasi negara berkembang dengan tingkat ekonomi yang tidak stabil, kriminalitas menjadi satu momok tersendiri. Menyangkut kriminalitas, Jalila Essaidi, ilmuan Belanda juga telah menciptakan kulit anti-peluru yang dapat dipesan dan digunakan anggota kepolisian di suatu negara dalam usaha mempertahankan diri dari tembakan pelaku kriminal.

Dalam skala yang lebih luas, arsitek-arsitek di Belanda merupakan arsitek yang paling banyak mendapatkan job dengan isu daratan rendah yang mudah terserang banjir. Di Indonesia sendiri, beberapa arsitek Belanda melayani apartemen dan rumah-rumah mewah dengan sistem polder—sehingga kawasan estate tersebut aman dari banjir. Tentu saja, hal ini senada dengan yang mereka lakukan di negaranya.

Jadi, sudahkah kamu berpikir dan peka terhadap masalah untuk melayani dunia seperti Belanda?

– ditulis oleh Handini Suwarno

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s