#787 Why is Holland So Innovative?

Membaca rangkaian kalimat“Dutch Creativity: Holland is a creative nation. Dutch people enjoy innovating and constantly ask themselves and others questions to come up with new ideas”,membuat saya dijejali dengan berbagai pertanyaan ‘mengapa?’. Mengapa demikian? Mengapa begitu banyak karya hebat yang lahir? Mengapa Bangsa Belanda bisa?

Sudah menjadi rahasia umum jika Belanda menjadi salah satu negara di dunia yang unggul dalam berbagai bidang seperti arsitektur, desain, bioteknologi, pendidikan, agrikultur, industri kreatif, water management, dsb. Karenanya, tidaklah mengherankan jika pada tahun 2011, Belanda berhasil menempati urutan ke 10  dan 9 di dunia untuk Global Creative Index dan Global Innovation Index.

Konon tonggak lahirnya inovasi di Belanda merupakan bagian dari bentuk negosiasi, adaptasi, dan problem solving atas berbagai keterbatasan yang dimiliki oleh Belanda. Sebagai contoh, seperti yang kita tahu Belanda memiliki daratan yang tidak begitu luas dan untuk menjawab tantangan tersebut, berinovasilah Belanda dengan menciptakan dan mewujudkan tata ruang yang efisien bagi warganya. Belanda juga memiki wilayah daratan yang berada di bawah permukaan laut dan kerap dilanda banjir, untuk mengatasi masalah tersebut maka berinovasilah Belanda dalam hal water management. Hingga saat ini Belanda menjadi kiblat bagi negara-negara lain yang ingin memiliki tata ruang dan water management yang baik. Intinya, dahulu inovasi yang dilakukan oleh Bangsa Belanda lebih bertujuan untuk mendapatkan kondisi hidup yang nyaman.

Lalu setelah dapat mencapai kondisi lingkungan hidup yang nyaman, apakah proses inovasi itu berhenti? Ternyata tidak. Belanda menyadari bahwa inovasi di segala sektor merupakan kunci perubahan, inovasi  turut memacu pertumbuhan ekonomi, dan tingkat inovasi jugalah yang ikut berperan dalam menentukan kuat atau maju tidaknya sebuah negara di jaman yang sudah serba modern seperti sekarang ini. Untuk menjawab tantangan tersebut, Belanda sendiri sudah mempunyai bekal seperti; tingginya kualitas dan kuantitas penelitian ilmiah, kesadaran akan pentingnya hak kekayaan intelektual/hak paten dalam berinovasi, dukungan pembiayaan oleh sektor bisnis untuk keperluan public applied research sudah menjadi hal yang cukup umum, tingginya akses serta pemanfaatan ICT diberbagai bidang, dan tenaga kerja yang berpendidikan. Terakhir, bekal yang tak kalah penting adalah budaya. Budaya yang dimaksud disini adalah lebih kepada budaya dalam mendukung kebebasan masyarakat untuk berkreasi, mengemukakan ide, dan menghargai keberagaman. yang mana budaya seperti ini sangat mendukung iklim berinovasi.

Namun bekal saja tidak cukup. Untuk melebarkan sayap inovasi, pemerintah Belanda juga melakukan beberapa aksi dan strategi diantaranya adalah dengan  mempererat kerjasama antara pemerintah, dunia bisnis, dan institusi pendidikan, memperkuat iklim inovasi dengan menjadikan belanda sebagai tempat yang menarik untuk berbisnis dari sudut pandang inovasi,memberikan insentif bagi sektor usaha yang turut melaksanakan penelitian/dilibatkan dalam program penelitian oleh pihak lain,memberikan pendidikan kepada para entrepreneur, memberikan insentif bagi usaha kecil menengah yang inovatif, dan menekankan pentingnya kesinambungan dalam berinovasi.

Akhir kata, perjalanan panjang inovasi di Negeri Belanda menunjukkan bahwa menjadi bangsa yang inovatif itu bukan tentang kerja/karya segilintir orang, segelintir perusahaan/organisasi, bukan juga hanya tentang pemerintah. Menjadi bangsa yang inovatif itu tentang sinergi dari berbagai elemen, kebebasan berkarya, keterbukaan terhadap ilmu, pengetahuan, dan teknologi. Menjadi bangsa yang inovatif juga merupakan wujud kemandirian bangsa yang solutif terhadap permasalahan dan tantangan-tantangan yang ada. Maju terus, Belanda.

– ditulis oleh Diah Dzihrina

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s