#756 Dutch Creativity | Sistem Pendidikan yang Spektakuler

Dutch a.k.a Belanda, jika mendengar nama ini seluruh warga di Indonesia pasti mengenang akan penjajahan dan lamanya bangsa belanda menduduki negeri ini. Namun tak bisa dipungkiri bahwa dengan lamanya proses penjajahan itu, membuat Negara ini belajar banyak hal dan memahami arti sebuah persatuan untuk memperoleh sebuah hasil akhir berupa kemerdekan -terlepas dari banyak asumsi bahwa kemerdekaan indonesia diperoleh dari pemberian jepang atau tidak- dan terus berdiri sampai hari ini.

Next.

Dan sekarang, sepertinya Indonesia masih harus belajar dari Belanda terutama dalam pola sistem pembelajaran dan pendidikan yang berlangsung di sana. Dari beberapa artikel yang saya baca dan ketahui, di Belanda sistem pendidikan dan pembelajaran di lakukan dengan cara memberikan kebebasan berpikir dan mengembangkan setiap pendapat dan kreativitas dari mahasiswa dalam untuk menerapkan setiap ilmu yang mereka peroleh dan peajari.

Lebih dari itu, ada juga sistem pembelajaran dan pengajaran di Belanda yang menurut saya harus juga diterapkan di Indonesia, yaitu pembelajaran yang condong kepada Problem-based learning ; garis besar dai sistem pembelajaran ini yaitu pembelajaran berdasarkan pemecahan masalah yaitu melatih mahasiswa untuk melakukan analisis untuk mendapatkan suatu pemecahan masalah dari setiap masalah yang dihadapi secara mandiri dan menggunakan pembelajaran yang disiplin.

Selain sistem pembelajaran yang seperti itu, Belanda juga dikenal sebagai Pelopor atau perintis, kenapa ? Karena belanda dikenal sebagai Negara yang menghasilkan banyak pengusaha dan penemu. Belanda juga telah mendapatkan berbagai Nobel di berbagai bidang seperti ; fisika, kimia, ekonomi, dan kedokteran. Selain itu, ada pula filsuf, seniman, serta ilmuwan. Dan dari sekian banyak peraih Nobel dari belanda Jacobus Henricus van ‘t Hoff adalah ilmuan pertama dari belanda yang mendapatkan Nobel Kimia pada tahun 1901.

Melihat realitas tentang dunia pendidikan di Belanda, tak heran jika Negeri ini dikenal dengan Pendidikan dengan kualitas tinggi dan masuk dalam peringkat 10 dari 200 Universitas terbaik di seluruh dunia, dan mendapat pengakuan Internasional tentang terobosan sistem pembelajaran yang berbasis Problem-Based Learning tadi.

Mungkin setelah sedikit membaca, kita mulai bertanya pada diri sendiri; ‘Berapa kira-kira biaya yang dikeluarkan untuk menempuh pendidikan di Belanda ?’. Biaya ? Tenang saja selain dikenal dengan sistem pembelajaran Problem-Based Learning, Negeri ini juga dikenal sebagai salah satu Negara dengan biaya hidup yang relatif murah dibanding dengan Negara-negara dengan bahasa Inggris lainnya. jadi ? tak usah terlalu banyak berpikir soal biaya hidup di Negeri ini.

Selain biaya hidup yang lebih murah bagi mahasiswa, banyak alternatif lain yang bisa ditempuh untuk bisa mendapatkan kesempatan studi di Belanda dengan memanfaatkan Program-program beasiswa yang telah ada baik dari dalam maupun luar negeri. Diantara salah satu program yang menyediakan Beasiswa untuk bisa studi ke belanda yaitu :

  • Program Orange Tulip Scholarship untuk studi di sekolah bisnis Belanda, dikutip dari situsNesoIndonesia.or.id dijelaskan sebagai berikut :
Tiga sekolah bisnis terbaik di Belanda serta satu mitra perusahaan berinvestasi dalam putra-putri unggulan Indonesia. Mereka telah bergabung mendukung siswa Indonesia dan profesional muda yang unggul untuk mencapai ambisi internasional mereka. Air France-KLM, Nyenrode Business Universiteit, TiasNimbas Business School, dan Amsterdam Business School menyediakan kesempatan pendanaan untuk program MBA dan Master di Belanda. Bersama-sama, dana ini digunakan untuk membentuk program Orange Tulip Scholarship 2012 di Indonesia. Program Orange Tulip Scholarship ini diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia.
Nah, sekarang mari kita bayangkan, jika Indonesia mempunyai sistem pembelajaran sehebat Belanda, mungkin tak kan ada berbagai bencana yang melanda Bangsa kita selama ini, kemiskinan, dan KKN yang terus menerjang bagai badai yang tak bisa di kontrol oleh Indonesia.
Mungkin jika kita boleh berandai-andai dengan adanya sistem pendidikan di Indonesia seperti itu, bisa merubah nasib Bangsa Indonesia ke depan. Lebih disiplin dan lebih respect pada masa depan anak bangsa di Negeri ini.
Miss You Jamrud Khatulistiwa
– ditulis oleh M. Mufid

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s