Category Archives: entri

#825 Menambahkan Kata LUAR di Negara yang BIASA

“Kenapa Anda tidak menembak Soekarno waktu kudeta dulu?” Kapten Westerling ditanya.
Apa jawabnya?
Kapten yang pernah mengatakan bahwa Soekarano adalah tokoh yang paling di bencinya menjawab,
“Orang Belanda itu perhitungan sekali, satu peluru harganya 35 sen, sedangkan harga Soekarno tak lebih dari 5 sen. Jadi rugi 30 sen. Kerugian yang tidak bisa dipertanggungjawabkan”.

Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#824 Work-Life Balance di Belanda: Lessons to be Learned

Pernah melihat seseorang mengerjakan pekerjaan kantor di tengah-tengah keasyikannya menonton festival musik?

Salah seorang teman dekat saya pernah melakukan ini. Berbekal laptop yang sengaja ia bawa dari rumah sejak atasannya tiba-tiba menelepon di hari Sabtu sore, teman ini saya pun sibuk berkutat di bagian belakang venue untuk menyelesaikan laporan yang katanya harus dikirimkan kepada sang atasan via email, paling lambat besok atau minggu pagi. Tentu saja teman saya ini tidak bisa berhenti menggerutu karena waktu liburnya – yang memang sudah sengaja disisihkan untuk menonton festival musik dari jauh-jauh hari – menjadi terganggu karena pekerjaan yang datang tiba-tiba. Saya pun ikut merasa kesal karena, mana enak menyanyi sendiri sementara teman malah asyik menghadap laptop di sebelah?
Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#823 Going Dutch dan Emansipasi Wanita

Ketika sedang menempuh persiapan untuk sekolah ke Australia setahun yang lalu, salah seorang tutor saya memperkenalkan saya dengan sebuah istilah baru yang belum pernah saya dengar sebelumnya: “Going Dutch”. Tutor saya pun kemudian menjelaskan dengan panjang lebar bahwa istilan ini biasanya digunakan ketika kita sedang keluar makan bersama-sama dengan teman (atau pasangan kencan) dan ingin membayar pengeluaran yang sudah kita habiskan secara terpisah. Saya ingat saya tertawa geli sendiri: “Oh maksudnya going dutch itu yarwe-yarwe tho? (bayar sendiri-sendiri atau bayar dhewe-dhewe dalam bahasa Jawa)”

Apakah ini berarti orang Belanda pelit-pelit?
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#822 Rahasia di Balik Kemajuan Belanda

Sejak dahulu hingga saat ini, Belanda yang akrab di telinga kita dengan Kincir angin dan Industri Kejunya ini adalah salah satu negara maju di dunia. Prestasi-prestasi yang membuat Belanda menjadi negara maju diantaranya yaitu, pada april 2011 IMF merilis data bahwa Belanda menempati urutan ke-9 sebagai Negara dengan PDB terbesar per kapita atau sekitar US$ 42,183, peringkat ke-3 sebagai negara terbesar pengekspor produk pertanian, Bloomberg juga mencatat bahwa Belanda adalah negara terbaik ke-2 di dunia sebagai Best Place for Business 2012, dibidang pendidikan Belanda menempati ranking ke-3 dalam World Reputation Rankings 2012, peringkat ke-10 sebagai negara dengan penerima nobel terbanyak, bahkan PBB juga menerbitkan World Happiness Report dan negeri Belanda adalah negeri paling bahagia ke-4 di seluruh dunia. Sehingga yang menjadi pertanyaan adalah, Apakah rahasianya?

Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#821 Ik hou van fietsen in Nederland (Aku ingin “Ngonthel” di Belanda)

Sepeda pada awalnya melewati beberapa proses penemuan dan penyempurnaan di tahun 1980-an hingga era 1900-an. Hingga akhirnya seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan. Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh pedagang Belanda yang memboyong sepeda onthel produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi, hingga akhirnya sepeda jadi alat transportasi yang bergengsi. Namun kini sepeda onthel mulai ditinggalkan di Indonesia.
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#820 “Virus” Menular ala van Houten dan Veenhoven

“Creativity is contagious, pass it on”—Albert Einstein

Betul. Kreativitas memang menular, setidaknya itulah yang terus ditularkan Van Houten dan Veenhoven. Keduanya lahir dan besar di Belanda, yang satu dikenal dengan sebutan “bapak pemilik pabrik cokelat yang legendaris” dan satunya lagi dikenal sebagai “bapak pemilik riset kebahagiaan”. Meski lahir pada masa yang berbeda, namun saya rasa keduanya memiliki kontribusi besar dalam melahirkan negara yang berbahagia. Ya, keduanya kreatif dalam menciptakan kebahagiaan.
Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#819 Belanda “CIAMIK” Dengan Warisan Arsitektur Dan Kearifan Lokal

Selama abad ke-20 arsitek Belanda memainkan peran utama dalam perkembangan arsitektur.
Pertanyaannya, KO’ BISA…………………………………….????

Dalam Renungan filsuf abad pertengahan, Thomas Aquinas : Pulchrum spendor est veritatis, Keindahan adalah pancaran dari Kebenaran, dan pendapat para pakar bahwa estetika dalam arsitektur, hadir dengan sendirinya karena arsitektur dirancang atas dasar Kebenaran. Yang benar itulah yang estetis. Dari sinilah Estetika, Estetis dan Arsitektur menyatu dalam kearifan lokal.

Oleh sebab itu, tidaklah salah kalau Belanda memiliki warisan arsitektur yang “CIAMIK” atau bisa disebut Indah. Hal ini ditandai dengan munculnya pengertian  Sense of Beauty, “Beauty is in the eye of the beholder” means that beauty is entirely subjective, one may see beauty where another does not.Adanya arsitektur yang “CIAMIK” tidak lepas dari campur tangan dan ide-ide orang belanda yang kreatif.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012