#821 Ik hou van fietsen in Nederland (Aku ingin “Ngonthel” di Belanda)

Sepeda pada awalnya melewati beberapa proses penemuan dan penyempurnaan di tahun 1980-an hingga era 1900-an. Hingga akhirnya seperti diketahui kemudian, sepeda menjadi kendaraan yang mengasyikkan. Di Indonesia, perkembangan sepeda banyak dipengaruhi oleh pedagang Belanda yang memboyong sepeda onthel produksi negerinya untuk dipakai berkeliling menikmati segarnya alam Indonesia. Kebiasaan itu menular pada kaum pribumi, hingga akhirnya sepeda jadi alat transportasi yang bergengsi. Namun kini sepeda onthel mulai ditinggalkan di Indonesia.
Baca lebih lanjut

Iklan

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#820 “Virus” Menular ala van Houten dan Veenhoven

“Creativity is contagious, pass it on”—Albert Einstein

Betul. Kreativitas memang menular, setidaknya itulah yang terus ditularkan Van Houten dan Veenhoven. Keduanya lahir dan besar di Belanda, yang satu dikenal dengan sebutan “bapak pemilik pabrik cokelat yang legendaris” dan satunya lagi dikenal sebagai “bapak pemilik riset kebahagiaan”. Meski lahir pada masa yang berbeda, namun saya rasa keduanya memiliki kontribusi besar dalam melahirkan negara yang berbahagia. Ya, keduanya kreatif dalam menciptakan kebahagiaan.
Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#819 Belanda “CIAMIK” Dengan Warisan Arsitektur Dan Kearifan Lokal

Selama abad ke-20 arsitek Belanda memainkan peran utama dalam perkembangan arsitektur.
Pertanyaannya, KO’ BISA…………………………………….????

Dalam Renungan filsuf abad pertengahan, Thomas Aquinas : Pulchrum spendor est veritatis, Keindahan adalah pancaran dari Kebenaran, dan pendapat para pakar bahwa estetika dalam arsitektur, hadir dengan sendirinya karena arsitektur dirancang atas dasar Kebenaran. Yang benar itulah yang estetis. Dari sinilah Estetika, Estetis dan Arsitektur menyatu dalam kearifan lokal.

Oleh sebab itu, tidaklah salah kalau Belanda memiliki warisan arsitektur yang “CIAMIK” atau bisa disebut Indah. Hal ini ditandai dengan munculnya pengertian  Sense of Beauty, “Beauty is in the eye of the beholder” means that beauty is entirely subjective, one may see beauty where another does not.Adanya arsitektur yang “CIAMIK” tidak lepas dari campur tangan dan ide-ide orang belanda yang kreatif.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#818 Dunia Fantasi Kampung Lansia ala Truman Show di Belanda

Truman Show merupakan film drama komedi yang dibintangi aktor Jim Carrey. Film ini memuat kehidupan seorang pria lengkap dengan lingkungannya yang direkayasa sebagai sebuah tontonan. Di desa Hogewey, negeri kincir angin, Belanda terdapat sebuah perkampungan yang khusus dipersiapkan untuk para lansia. Tentunya bukan untuk keperluan reality show.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#817 Belajar Bekerja dan Hidup Bahagia dari Belanda

“Besok nih ya, saya lagi-lagi harus kerja dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore!”, kata teman saya yang sekarang menempuh karir di ibukota Indonesia. Saat itu weekend, jadi dia menyempatkan diri pulang ke kota Bandung dan ngobrol dengan saya di kafe. Berbeda dengan dulu, sekarang wajahnya terkesan lesu dan letih.
“Kamu kerja berapa hari per minggu?”, tanya saya.
Dia meneguk minumannya dulu, lalu menjawab, “Ya Senin-Jumat kira-kira kayak gitu terus. Kadang-kadang, nanti di kost tetap ada kerjaan yang harus dibereskan tiap weekend. Kadang-kadang harus lembur juga. Dalam seminggu bisa ada di kota yang berbeda.”

Saya terdiam, memikirkan dan mengira-ngira beban kerja teman saya. Kalau setiap hari ada istirahat satu jam dan kerjanya 5 hari dari Senin sampai Jumat, berarti kira-kira setiap minggu teman saya bekerja selama (sekitar) 40 jam. Meskipun dia mendapatkan gaji yang angka nominalnya besar, tapi apakah jam kerjanya memang normal? Kalau memang normal (maksudnya di kota tersebut, yang lain juga kerja sekitar 40 jam seminggu), kenapa harus sebegitu besar?
Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#816 Menjaring Angin

Di salah satu sudut kamar tidur saya terdapat sebuah lemari buku tua warisan ayah. Pernak-pernik mungil sekarang ini menghiasi lemari tersebut mulai dari gelas, kerang, keramik sampai shampoo hotel. Mama saya tidak pernah bosan mengingatkan saya untuk membersihkan lemari tersebut setiap minggunya. Yah..memang bukan sesuatu yang dinantikan tiap minggu tapi mau apa lagi, sayang juga kalau pernak-pernik tersebut kotor dan rusak. Di antara sekian banyak pernak-pernik itu, ada satu benda yang mengingatkan saya akan Belanda. Sebuah kelom Belanda dari keramik, warnanya putih agak kekuningan yah maklum usianya hampir 60 tahun. Di atas kelom itu ada lukisan kincir angin yang berwarna biru berhiaskan ladang gandum dan awan yang mirip gulali.

Kincir angin atau yang mama saya selalu sebut “windmollen” memberi saya ide untuk mengikuti kompetisi ini. Siapa yang tidak kenal kincir angin, setiap kali kata Belanda terdengar maka gambaran pertama yang muncul kalau bukan tulip pasti kincir angin. Walau sebenarnya gambaran gadis pemerah, keju, sepeda dan kanal juga sering muncul, akan tetapi mereka kalah pamor dengan kincir angin.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012

#815 Onthelisme: Kreativitas Belanda Membangun Ideologi Bersepeda

Pit onthel (sepeda engkol) di beberapa negara dianggap ndeso dan kuno. Pemakainya identik dengan kelas bawah, kampungan, ketinggalan zaman. Tetapi tidak di Belanda. Belanda adalah surganya pesepeda. Tidak ada kesenjangan status sosial pemakainya. Tidak ada gengsi menggunakannya.

Jika dikaitkan isu pemanasan global, Belanda layak menjadi kiblat. Belanda membangun ideologi bersepeda dengan konsep murah meriah, dilakukan sejak dini, tepat sasaran. Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan ideologi sebagai kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup (Balai Pustaka, 2002 : 417). Merujuk definisi tersebut jelaslah dengan ideologi bersepeda Belanda bercita-cita menjadi negara rendah polusi, mewujudkan masyarakat sehat (meningkatkan harapan hidup) serta membangun negara modern bernuansa natural.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under entri, kompetiblog2012